3.274 Personel TNI Siaga di Tarakan, Ada Apa Ya?

Meski seluruh sandera asal Indonesia sudah dibebaskan oleh kelompok militan di Filipina Selatan, TNI masih tetap menyiagakan pasukan di Tarakan

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id
Banjarmasin Post edisi cetak Sabtu (14/5/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Meski seluruh sandera asal Indonesia sudah dibebaskan oleh kelompok militan di Filipina Selatan, TNI masih tetap menyiagakan pasukan di Tarakan, Kalimantan Utara.

Sebanyak 3.274 personel Pasukan Pemukul Reaksi Cepat Tentara Nasional Indonesia (PPRC TNI) disiagakan di Tarakan. Penempatan pasukan itu untuk latihan siaga operasi pengamanan obyek vital nasional.

Dalam latihan itu, berbagai pasukan elite dari Kostrad, Kopassus, TNI AU dan TNI AL termasuk Gugus Tempur Armada Kawasan Timur (Guspuraltim) dilibatkan.

PPRC TNI adalah pasukan pemukul TNI untuk menghadapi kondisi darurat di seluruh wilayah NKRI, yang bergerak atas keputusan pemegang otoritas politik.

“Pasukan masih akan disiagakan di Tarakan. Saya masih menunggu perintah lanjutan dari Panglima TNI terkait pergerakan pasukan,” kata Pangkostrad Letjen Edy Rahmayad beberapa saat setelah mendarat bersama empat korban penyanderaan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (13/5).

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Sabtu (14/5/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved