Ribuan Warga Pati Long March 20 Kilometer Sambil Baca Selawat

Sekitar 2.000 warga Pati, dari tiga kecamatan: Tambakromo, Kayen, Sukolilo, yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK)

Ribuan Warga Pati Long March 20 Kilometer Sambil Baca Selawat
TRIBUNJATENG/YAYAN
Ribuan Warga Pati Salawatan Long March 20 Kilometer Menuju Alun-alun, Jumat 20 Mei 2016 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUDUS - Sekitar 2.000 warga Pati, dari tiga kecamatan: Tambakromo, Kayen, Sukolilo, yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), menggelar aksi 'Long March Ngrungkebi Bumi Mina Tani', dengan jarak tempuh sekitar 20 kilometer (Km), Kamis (19/5/2016) malam.

Sembari membawa obor dan lantunkan salawat, mereka berangkat dari petilasan Nyai Ageng Ngerang di Kecamatan Tambakromo, menuju alun-alun Pati.

Sesampainya di alun-alun, mereka tak langsung kembali pulang. Melainkan menginap di alun-alun setempat. Pada Jumat (20/5) pagi hari, mereka menggelar upacara singkat selama sekitar 10 menit, memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Sembari menghormat sang Saka Merah-Putih, mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Upacara ini digelar secara dadakan. Meski demikian, kami berharap semangat kebangkitan nasional merasuk mendalam ke jiwa para warga," ucap Koordinator JMPPK, Gunretno, yang sekaligus sebagai koordinator aksi.

Disampaikan, aksi long march dan upacara ini sebagai medium penyampaian aspirasi penolakan warga terhadap rencana pendirian pabrik semen, yang diprakarsai oleh PT. Sahabat Mulia Sakti (SMS).

Di samping itu, mereka ingin menyampaikan aspirasi kepada DPRD Pati, terkait rencana revisi Perda 5/11 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Pati.

"Kami tak ingin kecolongan, dengan masuknya pasal yang menyebutkan bahwa kawasan Pati selatan sebagai kawasan pertambangan. Sebaliknya, kami ingin mengukuhkan bahwa kawasan Pegunungan Kendeng di Pati selatan sebagai kawasan pertanian dan pariwisata," tandasnya.

Usai menggelar upacara, sebanyak 30 perwakilan warga diterima Komisi C DPRD Pati, untuk beraudiensi. Audiensi langsung dipimpin oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Awi.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Awi, mengatakan pihaknya berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga.

Menurut dia, saat ini renccana revisi Perda 11/2011 tentang RTRW Kabupaten Pati, masih berada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Sehingga, masih sangat memungkinkan untuk memasukkan aspirasi warga ini, ke dalam draft rencana revisi. Kami akan perjuangkan," ucapnya.

Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved