Kronologi Penangkapan Napi Rutan Rantau Jadi Kurir 4.000 Pil Dextro

Sucipto juga sempat tancap gas pakai mobil, tetapi sudah terkepung polisi, dia tidak berdaya dan Sucipto sempat membuang barang bukti pil koplo itu

Kronologi Penangkapan Napi Rutan Rantau Jadi Kurir 4.000 Pil Dextro
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Sucipto (baju biru) saat diperiksa petugas kepolisian. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kepala Keamanan Rumah Tahanan (Rutan) Rantau Kabupaten Tapin, Yuhansyah membenarkan napi bernama Sucipto (38) yang ditangkap Polsek Tapin Utara karena transaksi pil koplo adalah warga binaannya di Rutan.

Sucipto adalah napi yang tinggal beberapa bulan lagi akan bebas dari masa hukumannya.

Sucipto dinilai berperilaku baik dan tidak lama lagi bakal bebas, sehingga dipercaya sebagai petugas pengangkut sampah dari Rutan ke luar Rutan.

Dijelaskan Yuhansyah, pada pagi Jumat (20/5/2016), Sucipto membawa sampah dengan menggunakan mobil dan didampingi dua orang napi lainnya, sedangkan pihak sipir mengawal menggunakan sepeda motor.

Ketika petugas sipir mampir sebentar ke warung, saat itulah terjadi transaksi dan petugas sipir tidak menduga terjadinya transaksi itu, jelas Yuhansyah kepada Bpost online.

Menurut Yuhansyah, pihaknya telah memeriksa beberapa napi yang diduga mengetahui tentang peredaran pil koplo, tetapi pihak sipir masih belum menemukannya, tetapi tetap terus diselidiki.

Dijelaskan Kapolres Tapin, AKBP Zulkifli, melalui Kapolsek Tapin Utara, AKP Didik, Jumat (20/5/2016) pukul 09.00 Wita anggota sedang patroli.

Saat melintas di Rantau Baru melihat sebuah mobil dan dua orang menggunakan sepeda motor.

Karena mencurigakan polisi mendekatinya, lantas yang menggunakan sepeda motor tancap gas.

Sedangkan Sucipto juga sempat tancap gas pakai mobil, tetapi sudah terkepung polisi, dia tidak berdaya dan Sucipto sempat membuang barang bukti pil koplo itu di pinggir jalan, jelas AKP Didik.

Jumlah pil koplo yang diamankan polisi itu jenis carnophen 1489 butir dan jenis dextro 4.000 butir dan uang ratusan ribu.

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved