Breaking News:

Jelang Ramadan, Inflasi di Kalteng Bakal Lebih Tinggi

Pada ayam ras diprediksi mengalami tekanan dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Peternak Unggas (APU). Mereka telah mulai mempersiapkan ka

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Pedagang menimbang daging ayam di Pasar Senen, Jakarta, Senin (15/6/2015). Jelang Ramadhan, harga beberapa kebutuhan pokok mulai merangkak naik, mulai dari harga cabai, daging ayam dan daging sapi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Ramadan tinggal beberapa hari lagi. Namun kecenderungan terjadinya kenaikan harga pada sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai terasa.

Kondisi ini pula yang diakui Bank Indonesia Perwakilan Kalteng dapat memicu terjadinya inflasi. Terutama pada bulan puasa dan menjelang Idulfitri. Meski
BI sendiri memperkirakan tingkat inflasi tahun ini lebih rendah dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Kenaikan tertinggi diperkirakan pada kelompok bahan makanan, seperti ayam ras, bawang merah, cabai, dan beras," kata Deputi Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Perwkilan Kalteng Setian dalam rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Kamis (2/6/2016).

Dikatakan, TPID sudah melakukan pemantauan bersama Disperindag. Jadi ketika terjadi lonjakan harga mereka segera bisa mengambil tindakan.

Pada ayam ras diprediksi mengalami tekanan dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Peternak Unggas (APU). Mereka telah mulai mempersiapkan kandang.

"Perlu juga pemahaman masyarakat untuk menghindari terjadinya kepanikan yang dapat memicu aksi borong" timpa dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved