Pelaku Jasa Penukaran Uang Rusak Minta Dukungan Bank

Pelaku usaha jasa penukaran uang mengharapkan adanya dukungan dari perbankan terhadap jenis usaha yang dilakoninya.

Pelaku Jasa Penukaran Uang Rusak Minta Dukungan Bank
banjarmasinpost.co.id/hasby
Jasa penukaran uang tersebar di beberapa sudut kota Banjarmasin.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaku usaha jasa penukaran uang mengharapkan adanya dukungan dari perbankan terhadap jenis usaha yang dilakoninya.

Alasannya, tidak ada yang saling dirugikan, malahan mendukung fungsi perbankan.

Jelang Ramadan, jasa penukaran uang mulai ramai.

Biasanya saat bulan puasa hingga lebaran Idul Fitri berjejer di pinggir jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, omset penukaran uang pun meningkat 50 persen dibanding hari biasa.

Pelaku usaha jasa tukar uang, M Amin, mengatakan dirinya sudah mempersiapkan modal dan fisik saat bulan puasa nanti.

Dikarenakan ada peningkatan penukaran uang dibanding hari biasanya.

Ditanya modal yang disiapkan dan nilai nominal pertukaran uang dalam sehari selama Ramadan, Amin enggan membeberkannya.

Secara umum dia mengatakan, penukaran uang semakin meningkat 10 hari sebelum Idul Fitri.

"Seandainya bank saja yang menampung, maka apakah masyarakat bakal berjubel di teller," katanya, Kamis (2/6).

Setiap hari dirinya mangkal di Jalan R Soeprapto Banjarmasin. Pengguna jasanya mulai dari tukang becak, tukang ojek bahkan ada yang singgah menggunakan mobil mewah, semua dilayaninya.

"Ada tukang becak yang menukar uang nilainya Rp 5 ribu, hingga puluhan juta rupiah semua saya layani. Setiap per Rp 500 ribu dengan kondisi yang bagus maka saya minta uang jasa Rp 10 ribu," katanya.

Penulis: Hasby
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved