Suwido Limin, Pakar Gambut yang Juga Dosen Unpar Berpulang

Kabar meninggalnya Suwido Limin di usia 61 tahun ini merebak di media sosial Senin (6/6/2016) dini hari.

Tayang:
Penulis: Mustain Khaitami | Editor: Mustain Khaitami
net
Suwido Limin (kiri) ketika memberi penjelasan kepada Sekjen PBB Ban-ki Moon tentang lahan gambut saat melakukan kunjungan ke kawasan Comtrop di Kalteng, beberapa tahun lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -Kalimantan Tengah kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Itu setelah Suwido Limin, seorang pakar gambut yang juga dosen di Universitas Negeri Palangkaraya (Unpar), dikabarkan meninggal dunia di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya.

Kabar meninggalnya Suwido Limin di usia 61 tahun ini merebak di media sosial Senin (6/6/2016) dini hari. Disebutkan, almarhum sebelumnya dijadwalkan menjalani pengobatan di Penang, Malaysia, karena sakit kanker paru dan kelenjar getah bening yang dideritanya.

"Dr Ir Suwido Limin MS meninggal sekitar pukul 01.00 WIB," sebut satu sumber BPost Online.

Semasa hidup, Suwido dikenal memiliki dedikasi yang cukup tinggi terhadap lahan gambut. Direktur Center for International Cooperation in Sustainable Management of Tropical Peatland (CIMTROP) ini juga paling vokal berbicara tentang ancaman gambut akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalteng.

Kabar lain didapat, almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka Jalan Iskandar Palangkaraya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved