Advertorial

Hore, Sistem Kontrol PLTU Asamasam Mulai Beroperasi

Inspeksi menyeluruh ini memerlukan ketelitian ekstra karena Sistem Kontrol terdiri dari komponen-komponen yang rumit dan kompleks.

Hore, Sistem Kontrol PLTU Asamasam Mulai Beroperasi
Istimewa
Tenaga ahli yang didatangkan langsung dari Jepang melakukan perbaikan terhadap gangguan yang terjadi di sistem kontrol PLTU Asamasam Unit 1. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kerusakan sistem kontrol PLTU Asamasam Unit 1secara pasti berhasil diatasi. Hingga Minggu (19/6) sudah terlihat kemajuan.

Setelah beberapa kali mengalami kegagalan, tenaga ahli yang secara khusus didatangkan dari Toshiba Jepang berhasil melakukan pengunduhan perangkat lunak Sistem Kontrol Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asamasam Unit 1 itu.

Hal ini tentunya harus disyukuri, perangkat lunak Toshiba - Tosmap yang berhasil diunduh tersebut merupakan komponen paling penting dari Sistem Kontrol karena berisi program rumit dan kompleks untuk menjalankan perintah atau instruksi dari pusat ruang kontrol kepada perangkat keras PLTU lainnya.

Humas PLN Kalselteng, Bayu Aswenda, menjelaskan, walaupun dari sisi perangkat lunak Sistem Kontrol sudah berhasil diunduh dan dapat beroperasi, namun masih terdapat kendala untuk mengoperasikan Katup Utama Turbin Unit 1.

Katup Utama Turbin belum dapat merespons perintah yang dioperasikan dari Sistem Kontrol.

"Ruang pusat kontrol PLTU Asamasam Unit 1 masih belum dapat mengoperasikan Katup Utama Turbin, selain itu parameter temperatur pada sistem Turbin masih bermasalah, saat ini masih terus dilakukan penelusuran gangguan mendetail oleh tenaga ahli Toshiba Jepang," ujar Bayu, Minggu (19/6).

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa saat ini tenaga ahli sedang melakukan inspeksi gangguan secara menyeluruh untuk memastikan apakah gangguan tersebut disebabkan oleh perangkat lunak atau perangkat keras.

Inspeksi menyeluruh ini memerlukan ketelitian ekstra karena Sistem Kontrol terdiri dari komponen-komponen yang rumit dan kompleks.

Tenaga ahli Toshiba Jepang yang berada di PLTU Asamasam langsung berkonsultasi kepada Kantor Pusat Toshiba di Jepang mengenai permasalahan tersebut.

Melalui data yang dikirimkan melalui email, secara parelel tenaga ahli yang berada di Pabrikan Toshiba Jepang akan melakukan riset di Laboratorium Toshiba.

"Kami berharap hari Selasa (21/6) sudah mendapatkan kesimpulan hasil riset dari Jepang, sehingga kami bisa melaksanakan action plan selanjutnya," pungkas Bayu. (*/ofy)

Penulis: Sofyar Redhani
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved