Anggota DPRD Kalsel Diperiksa

Kejati Kalsel Periksa 55 Anggota DPRD Kalsel, Diduga Terkait Biaya Perjalanan Dinas

Dugaan penyimpangan biaya perjalanan dinas anggota DPRD Kalsel mulai ditelisik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel, bahkan sudah berjalan sepekan.

Kejati Kalsel Periksa 55 Anggota DPRD Kalsel, Diduga Terkait Biaya Perjalanan Dinas
dprd-kalselprov.go.id
Pergantian antarwaktu di DPRD Kalsel beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dugaan penyimpangan biaya perjalanan dinas anggota DPRD Kalsel mulai ditelisik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. Bahkan penelisikan itu sudah berjalan sepekan.

Namun, hilir mudik wakil rakyat ke Kejati Kalsel itu nyaris luput dari perhatian awak media sehingga anggota DPRD Kalsel bebas melenggang. Proses penyelidikan itu baru diketahui media setelah beberapa anggota dewan dimintai keterangan secara bersama-sama, terkait perjalanan dinas tersebut.

Dari pantauan BPost Kamis (23/6/2016), empat anggota DPRD Kalsel datang ke Kejati Kalsel di Jalan DI Panjaitan Banjarmasin.

Mereka masuk ke beberapa ruang petugas secara terpisah untuk dimintai keterangan penyidik di di lantai II. Menurut sumber di Kejati Kalsel, mereka dimintai keterangan seputar perjalanan dinas yang mereka lakukan selama ini.

Bahkan hingga siang penyelidikan masih berlangsung, hingga wakil rakyat itu melaksanakan salat Zuhur di lingkungan Kejati Kalsel. Usai salat mereka kembali masuk ruangan untuk meneruskan penyelidikan. Hal itu semakin menguatkan kabar terkait penelisikan dugaan penyimpangan biaya perjalanan dinas 2015.

Masih menurut sumber di lingkungan Kejati Kalsel, petugas juga bakal memintai keterangan 55 anggota dewan sebagai upaya untuk mengumpulkan bahan dan keterangan terkait dugaan penyimpangan itu.

Saking banyaknya yang akan dimintai keterangan, petugas membagi menjadi beberapa kelompok. Artinya secara bergantian para wakil rakyat yang ada di Rumah Banjar (sebutan Gedung DPRD Kalsel) akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Sayangnya Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejati Kalsel, Zulhadi Safitri Noor saat dikonfirmasi terkait pemanggilan anggota DPRD Kalsel, enggan memberi penjelasan.

“Konfirmasinya langsung ke Kasi Penkum saja ya biar semua jelas,” ujarnya singkat. (lis)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved