BPost Edisi Cetak

Dipaksa Pindah Ngajar ke SD, Guru Miliki Dua Ijazah

Awalnya dia dimutasi mendadak empat tahun lalu. Dia diminta memilih SDN yang masuk daftar kurang guru

Editor: Didik Triomarsidi
dokumen
Baca BPost edisi, Jumat (1/7/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - SALAH satu program memenuhi kekurangan guru SDN adalah program alih jenjang. Pesertanya kebanyakan guru SMP dan SMA. Salah satunya Samsuni yang sekarang guru SDN Alalak Utara 1. Sebelumnya Samsuni adalah guru SMPN 5 Banjarmasin.

Sebelumnya Samsuni mengajar mata pelajaran IPS. Dia sudah empat tahun ini jadi guru kelas di SDN Alalak Utara.

“Jelas ada perbedaan ngajar ke SDN dan SMP,” tutur Samsuni, Kamis (30/60).

Awalnya dia dimutasi mendadak empat tahun lalu. Dia diminta memilih SDN yang masuk daftar kurang guru. Para guru yang kena mutasi sempat protes ke disdik. Bahkan sampai ke PTUN. Namun akhirnya mereka tetap harus mengajar di SDN. Mereka harus mengikuti perkuliahan lagi di ULM.

“Makanya titel dan ijazah saya ada dua yakni Spd dan SPdSD,” ungkap Samsuni.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Jumat (1/7/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Baca juga Metro Banjar edisi, Jumat (1/7/2016):


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved