Betapa Kagetnya Sari Saat di Pasar A Yani
Lalu, ibu beranak tiga ini terpaksa urung membeli, karena harga lombok karing melambung, Rp 250.000 per kilogram.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Niat Sari, warga Jalan Veteran Banjarmasin ingin memasak nasi kunging dan sambal habang di hari Raya Idul Fitri nanti, jadi batal. Pasalnya, saat ingin membeli lombok karing ke Pasar A Yani, betapa kagetnya Sari.
Lalu, ibu beranak tiga ini terpaksa urung membeli, karena harga lombok karing melambung, Rp 250.000 per kilogram.
"Semula saya ingin memasak habang di hari raya nanti. Ternyata lombok karing sangat mahal, terpaksa diganti dengan membikin bumbu karih saja di lebaran nanti," curhat Sari kepada BPost Online, Sabtu (2/7).
Salah seorang pedagang lombok karing di Pasar A Yani, Sumarudin mengatakan, dua hari lalu lombok khusus dibikin masak habang sempat kosong.
"Pas ada stoknya tiba-tiba harganya naik sampai Rp 250.000 per kilonya. Padahal di hari biasanya paling mahal Rp 180.000," jelasnya.
Dirinya pun tak mengatahui secara persis penyebab kenaikkan lombok karing tersebut. "Ini mungkin dekat lebaran dan stok lombok karing kosong," ucap Sumarudin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/lombok-kering_20160702_113838.jpg)