Teror Bom di Arab Saudi Terkait ISIS?

Tidak ada informasi resmi dirilis dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, tapi ledakan ini adalah yang keempat yang terjadi dalam waktu 24 jam.

Penulis: Yamani Ramlan | Editor: Yamani Ramlan
banjarmasinpost.co.id/ernawati (Prtscr TvOne)
Visual bom yang meledak dekat Masjid Nabawi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Aksi bom bunuh diri di halaman parkir dekat Masjid Nabawi Madinah, Senin (4/7/2016) petang waktu setempat, dilaporkan media lokal telah menewaskan empat polisi dan melukai empat warga.

Pembom diperkirakan menargetkan parkir kendaraan pasukan darurat di sisi barat Masjid Nabawi, ketika anggota polisi yang bertugas sedang makan buka puasa.

Seperti dilansir Xinhua mengutip berita Al Arabiya, pelaku mendatangi kelompok polisi tersebut untuk ikut berbuka puasa sebelum meledakkan dirinya.

Tidak ada informasi resmi dirilis dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, tapi ledakan ini adalah yang keempat yang terjadi dalam waktu 24 jam.

Senin dini hari, dimulai dengan aksi bom bunuh diri di Jeddah. Tepatnya di lokasi parkir sebuah rumah sakit, dekat Konsulat AS dan menyebabkan dua polisi terluka.

Peristiwa itu disusul dua ledakan di Qatif, dekat sebuah masjid, namun tidak ada korban dalam peristiwa ini.

Ledakan keempat dan yang terburuk terjadi di Madinah, saat ribuan orang berada di masjid agung umat Islam tersebut.

Arab Saudi sejak sebulan terakhir memang menjadi target serangan brutal dan telah menewaskan puluhan orang.

Kelompok ekstremis memandang monarki di negeri itu telah menjadi pemerintahan yang ‘bid’ah’, karena Arab Saudi merupakan bagian dari koalisi pimpinan Amerika Serikat melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Pada Juni lalu, Kementerian Dalam Negeri melaporkan 26 serangan teror terjadi di kerajaan dalam dua tahun terakhir. Afiliasi lokal dari kelompok ISIS telah menargetkan minoritas Syiah dan pejabat keamanan.

Serangan Senin datang hanya beberapa hari sebelum akhir bulan suci Ramadan.

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi secara teratur mengeluarkan pesan penasehat bagi warga AS di Arab Saudi.

Dalam pesan yang dikeluarkan Minggu dan satu lagi dikeluarkan setelah serangan Senin, kedutaan mendesak Amerika untuk tetap di lingkungan mereka, dan mengambil tindakan pencegahan ekstra ketika bepergian di seluruh negeri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved