Ronda Malam Masak Bersama Sambil Jaga Kayu

Suasana sepi disejumlah permukiman membuat sebagian warga yang tidak bepergian mau tidak mau harus siaga dengan begadang melakukan ronda malam.

Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Makan-makan sambil ronda malam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Suasana sepi disejumlah permukiman membuat sebagian warga yang tidak bepergian mau tidak mau harus siaga dengan begadang melakukan ronda malam.

Seperti yang terpantau di Jalan Kelurahan, Jalan A Yani km 20,8 jurusan Pelaihari, Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kecamatan Lianganggang.

Kawasan ini merupakan sentra pengolahan kayu. Di kawasan ini berderet sawmill dengan balok-balik kayu ulin bertumpuk.

Mayoritas pemilik sudah mudik ke kampung halaman masing-masing, sementara kayu-kayu dagangan berada di luar rumah dan tentunya perlu penjagaan.

Menariknya, warga yang tak mudik dengan gembira saling bekerjasama untuk saling jaga satu sama lain.

Caranya ronda malam sambil masak-masak berbagai menu hidangan. Sudah dua malam warga yang tak mudik siaga berjaga-jaga dengan ronda sambil masak-masak.

"Malam tadi habis lima ekor ayam, kami goreng. Bahkan pasukan biru muda dari landu rescue saja datang ikut makan-makan. Menu malam ini iwak telang masak asam. Banyak yang mudik ke HSS, kayu di luar harus dijaga bersama. 80 persen warga sudah mudik jadinya suasana begitu sepi," ucap Yahya warga Jalan kelurahan Landasan ulin selatan Liang anggang RT09 Rw03.

Makan-makan sambil ronda malam, uang untuk membeli bahan makanan hasil sumbangan masyarakat setempat atau pemilik bansaw yang sukarela menyumbang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved