Rp 20 M Ditransfer ke Jaringan Teroris Yogyakarta dari Suriah

Indonesian Police Watch (IPW) mendapat informasi adanya dana setara Rp 20 miliar yang masuk ke Indonesia, lewat salah satu bank pemerintah di kawasan

Editor: Mustain Khaitami
TV Asahi
Lima dari enam anggota ISIS yang terbunuh di Bangladesh 2 Juli lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -- Polri perlu menelusuri dan mengungkap dugaan masuknya dana setara Rp 20 miliar dari Suriah ke jaringan teroris di Yogyakarta.

Apakah masuknya dana ini ada kaitan dengan ancaman ISIS ke Indonesia, yang disampaikan The Oneness of God (Tentara Tahuid) dari Suriah pada Juni 2016 lalu

Indonesian Police Watch (IPW) mendapat informasi adanya dana setara Rp 20 miliar yang masuk ke Indonesia, lewat salah satu bank pemerintah di kawasan UGM Yogyakarta. Uang tersebut dikirim seseorang dari Suriah untuk seseorang di Yogyakarta.

Pihak bank sudah menghubungi kepolisian saat pemilik dana itu hendak mengambil uangnya. Namun sejauh ini belum jelas, apa dan bagaimana tindakan kepolisian.

"Yang jelas uang tersebut sudah dicairkan dan diambil seorang lelaki berjanggut panjang, pada akhir Juni lalu," kata Neta S Pane, Ketua Presidium Ind Police Watch dalam keterangan persnya.

Dengan masuknya dana itu, Polri perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi kantong-kantong radikalisme yang berpotensi menjadi kelompok-kelompok terorisme di Indonesia.

Sehingga gerakan aksi teror tidak terjadi lagi di tanah air, pasca serangan teror lori yang menewaskan sejumlah orang di Prancis beberapa hari lalu.

Apalagi dari Suriah, The Oneness of God ISIS sudah menyebarkan video ancaman akan menebar teror di Indonesia. Dalam video itu ditunjukkan para remaja berseragam militer dan sebagian memeluk AK 47.

Pemimpin mereka seorang lelaki berjanggut panjang yang terus menerus menyampaikan ancaman ke Indonesia.

Bagaimana pun ancaman ini perlu diantisipasi Polri, terutama setelah adanya serangan bom bunuh diri yang dilakukan Nur Rochman ke Polresta Solo pada awal Juli lalu.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved