Gara-gara Ini Garin Nugroho Terancam Gagal Maju ke Pilkada

"KTP yang terkumpul belum memenuhi jumlah yang menjadi syarat dari KPU. Masih kurang banyak"

kompas.com
Sineas Indonesia Garin Nugroho saat menujukan emblem penghargaan Order Des Arts et Letters atau penghargaan bidang seni dan Sastra dari pemerintah Perancis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA - Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Yogyakarta, Garin Nugroho dan Rommy Heryanto terancam kesulitan maju ke pilkada.

Sebab, jumlah dukungan kartu tanda penduduk (KTP) yang dikumpulkan pasangan yang diusung oleh Jogja Independent (Joint) ini belum memenuhi syarat yang diberlakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk jalur non-parpol.

"KTP yang terkumpul belum memenuhi jumlah yang menjadi syarat dari KPU. Masih kurang banyak," ujar Juru bicara Joint, Yustina Neni, Rabu (20/07/2016).

Neni menuturkan, sejak awal Joint telah melakukan tahap-tahap pencalonan independen. Joint lewat relawan maupun pribadi juga telah berupaya maksimal mengumpulkan dukungan KTP.

Namun demikian, memang sampai saat ini, jumlah dukungan KTP untuk pasangan Garin-Rommy yang berhasil terkumpul belum mendekati syarat dari KPU.

"Kita mengupayakan secara maksimal, terkumpul 3.918 dukungan KTP," tegasnya.

Menurutnya, dengan jumlah dukungan KTP yang didapat saat ini sangat berat untuk mengejar syarat dari KPU, yakni minimal 26.300 dukungan KTP. Terlebih waktu pendaftaran lewat jalur nonparpol ke Komisi Pemilihan Umum tinggal beberapa minggu lagi, yakni 6 Agustus 2016.

"Kita akan ada pertemuan untuk menentukan langkah kelanjutannya seperti apa," katanya.

Sementara itu, Garin Nugroho mengatakan masih akan menunggu hasil dari pertemuan Joint terkait langkah yang akan diambil.

"Belum, saya masih menunggu langkah dan keputusan dari Joint," pungkasnya.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved