Gara-gara Ingin 'Selamatkan' Linggis, Penambang Pasir di Kalbar Tewas Tertimbun

Seorang pekerja tambang tewas tertimpa longsor di lokasi galian C saat tengah bekerja di lokasi penambangan di Desa Nusapati Kecamatan Sungai

Gara-gara Ingin 'Selamatkan' Linggis, Penambang Pasir di Kalbar Tewas Tertimbun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DHITA MUTIASARI
Aparat Polres Mempawah saat memasang police line di lokasi longsor galian C di Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Rabu (20/7/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEMPAWAH - Seorang pekerja tambang tewas tertimpa longsor di lokasi galian C saat tengah bekerja di lokasi penambangan di Desa Nusapati Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (20/7/2016).

Pj Kepala Desa Peniraman, Effendi Musa mengatakan korban bernama Subaidi alias Yatim (35) merupakan warganya yang mengalami musibah saat bekerja di lokasi galian C.

"Kejadiannya di Desa Nusapati tapi korbannya warga Peniraman," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu.

Ia mengatakan kejadian sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu korban yang memang sehari-hari bekerja penambang batu ini sudah melihat adanya tanda-tanda akan longsor.

Namun korban yang berusaha menyelamatkan diri teringat linggisnya yang masih ketinggalan di lokasi kerja. "Saat itu infonya dia mau mengambil linggisnya," katanya.

Ketika itulan longsor terjadi dan tidak terelakkan. Yatim tertimpa tanah longsor di lokasi galian C tersebut.

"Kalau lokasi itu bukan milik perusahaan melainkan milik perseorangan," ujar Effendi.

Dia menjelaskan, di lokasi ini pekerjanya tidaklah ramai. Untuk satu kaveling lokasi tambang, biasanya hanya ada dua pekerja.

"Karena biasanya satu lubang kavelingan ada dua orang, kawan satunya selamat," ujarnya.

Effendi mengatakan, ia mendapat kabar itu dari warga yang juga segera menghubungi aparat kepolisian.

Warga dan aparat kepolisian kemudian melakukan evakuasi terhadap korban yang sudah tertimbun tanah.

"Evakuasinya tidak juga memakan waktu, karena dibantu dengan alat eksavator yang tidak jauh dari situ," jelasnya.

Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dan langsung dibawa ke rumahnya.

"Korban langsung dibawa ke rumah korban, tidak dibawa ke rumah sakit lagi, karena meninggal di lokasi," katanya.

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved