Breaking News:

Luar Biasa! Cara Kreatif Warga Kota Ini Mengelola Sampah, Diganjar Adipura

Kota Kretek dianggap berhasil dalam hal pengelolaan dan pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA)

tribun Jateng
Adipura yang diraih Kudus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUDUS - Seperti tradisi beberapa tahun terakhir, tahun 2016 Kudus berhasil meraih kembali penghargaan Adipura.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini Kudus mendapat Piala Adipura untuk kategori Kirana.

Kota Kretek dianggap berhasil dalam hal pengelolaan dan pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA).

Mulai tahun ini, Adipura dibagi menjadi lima kategori, yakni Adipura Buwana, Kirana, Karya, Bhakti, dan Paripurna.

Sementara tahun-tahun sebelumnya hanya ada Adipura dan Adipura Kencana. Penyerahan dilangsungkan pada puncak acara Hari Lingkungan Hidup Dunia di Kabupaten Siak, Riau, Jumat (22/7).

Penilaian penghargaan Adipura Kirana ini dititikberatkan pada kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada perdagangan, pariwisata, investasi, dan lingkungan hidup. Termasuk nilai tertinggi untuk Kudus yaitu penilaian dalam pengelolaan sampah.

Proses penilaian sebelumnya dilakukan beberapa kali dengan verifikasi sekali. Sedangkan tahun ini lebih banyak verifikasi langsung ke lapangan, termasuk di Kudus.

Bupati Kudus, Musthofa, mengatakan, di Kota kretek pengelolaan sampah terpadu dilakukan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptakaru), yang selama ini menjadi poin penting diraihnya Piala Adipura.

Menurutnya, prioritas pengelolaan sampah di Pemkab Kudus diwujudkan dengan adanya program bank sampah, adanya becak sampah di setiap kelurahan.

"Juga pengolahan sampah di sekolah-sekolah, maupun masyarakat untuk dijadikan barang yang bernilai ekonomis," ucapnya, dalam rilis yang diterima Tribun Jateng.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved