Otomotif

Skandal Emisi, VW Kena Denda Rp 2,3 Triliun

Sepanjang kasus ini menyeruak, VW sudah berusaha untuk melakukan diskusi dengan pemerintah, sebagai langkah menyelesaikan masalah

Skandal Emisi, VW Kena Denda Rp 2,3 Triliun
reuters
Volkswagen 

BANJARMASINPOST.CO.ID, FRANKFFURT – Departement Ekologi negara bagian Washington Amerika Serikat mengeluarkan denda yang harus dibayarkan Volkswagen, terkait dengan skandal emisi bahan bakar mobil. Jumlah denda yang harus tanggung ternyata mengejutkan pihak VW yang bermarkas di Jerman.

Mengutip Autonews, Jumat (29/7/2016) Volkswagen Group menyatakan kekecewannya akan keputusan tersebut. Di luar perkiraan, VW harus juga membayar kerugian lingkungan hingga 176 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 2,3 triliun.

“Sungguh sangat disesalkan terkait dengan keputusan yang ditetapkan tersebut. Ini juga bertentangan dengan rencana penyelesaian masalah yang akan langsung didiskusikan kepada konsumen,” ujar pihak Volkswagen.

Sepanjang kasus ini menyeruak, VW sudah berusaha untuk melakukan diskusi dengan pemerintah, sebagai langkah menyelesaikan masalah. Beberapa upaya pemulihan kerugian konsumen juga sudah dilakukan.

Mulai dari skema pembelian kembali mobil konsumen yang menghabiskan dana 2,7 juta dollar AS. Juga, upaya mengembalikan kepercayaan lingkungan yang menyerap 2 juta dollar AS. Kini, dengan denda kerugian lingkungan yang disampaikan Departemen Ekologi, beban VW kembali bertambah besar.

"Tindakan Volkswagen melanggar hukum kualitas udara negara kita dan menempatkan kesehatan masyarakat menjadi lebih berisiko. Untuk ini, kami didenda 176 juta dolar Amerika untuk 21.000 unit yang terdaftar di negara bagian," ujar Maia Bellon, Direktur Ekologi di negara bagian Washington.

VW memiliki 30 hari untuk mengajukan banding yang akan disuarakan di Washington Pollution Control Hearings Board. Namun sampai saat ini belum ada kepastian lebih lanjutannya.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved