Pernah Disandera, Suriansyah Tak Trauma Melaut

PENYANDERAAN terhadap anak buah kapal (ABK) asal Kalimantan Selatan oleh milisi Abu Sayyaf di Filipina, tak membuat mereka jera kembali melaut

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id
BPost cetak Sabtu (6/8/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PENYANDERAAN terhadap anak buah kapal (ABK) asal Kalimantan Selatan oleh milisi Abu Sayyaf di Filipina, tak membuat mereka jera kembali melaut.

Masih ingat dengan Suriansyah (32), warga Banjarmasin salah satu dari sepuluh anak buah kapal (ABK) Tugboat Brahma 12 yang sempat disandera milisi Abu Sayyaf di perairan Filipina? Atau Lambas Simanungkalit, korban penembakan perompak Abu Sayyaf beberapa waktu lalu.

Rupanya Suriansyah sendiri kini sudah mulai kembali melaut, pekerjaan yang memang jadi cita-citanya.

Pernah menjadi sandera dari milisi yang hingga saat ini masih diburu otoritas keamanan Filipina dan sejumlah negara lain termasuk Indonesia, tak menyurutkan Suriansyah untuk kembali ke laut.

Didatangi di rumah Suriansyah dan istrinya Halimatus Sya’diah (28), di Gang Ganda Magfirah Jalan Tembus Mantuil RT 22 Kelayan Selatan Banjarmasin Selatan Jumat (5/8) siang, keduanya tak berada di rumah.

Saat berhasil menemui ibu dari Sya’diah dan sejumlah keluarga lainnya, diketahui sang menantu sudah berangkat melaut. Suriansyah berangkat melaut sekitar dua hari lalu. “Sya’diah sepertinya lagi keluar rumah. Kita bersyukur, sekarang sudah kumpul lagi di Banjarmasin, Suriansyah juga udah kembali kerja melaut,” ujarnya.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Sabtu (6/8/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved