Naik Lion Air, Anggota TNI Ini Kaget Barangnya Tertukar di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya

Hilang barang tersebut membuat Edi dan keluarga kalang-kabut ,karena dia dan istri sudah mencari barang kesana kemari dan tanya orang disekitar bagasi

Naik Lion Air, Anggota TNI Ini Kaget Barangnya Tertukar di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya
Istimewa/Dok. Pribadi
Edi dan Istri serta anaknya saat di bandara Tjilik Riwut Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - ‎ Penumpang pesawat berbadan besar bernama Edi Susanto dan anak istrinya yang bertolak dari Bandara Juanda Surabaya, kaget setelah beberapa saat pesawat mendarat di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.

Ini, karena barang bawaanya tiba-tiba berkurang saat berada di Bagasi Pesawat hingga masuk ke ruang penempatan barang di Bandara terbesar di Kalteng, tersebut, sehingga membuatnya panik.

Diceritakan, pada hari Sabtu tgl 6 Agustus 2016, dia beserta istri dan 2 orang putrinya bertolak dari Bandara Juanda Surabaya terbang Pukul 18.45 Wib menggunakan Pesawat Lion Air JT 682 737-900 ER dan tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya pukul 19.55 WIB.

Keberangkatan keluarga ini dalam rangka cuti liburan untuk menghadiri pernikahan adik kandung di Kabupaten Blitar,Jawa Timur.Sekitar pukul 20.15 wib tiba di tempat pengambilan bagasi Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya

Tetapi hingga pukul 21.00 wib barang bawaan yang ketemu cuma 4 barang bawaan saja, padahal barang bawaan miliknya mencapai 5 barang yang terdiri dari 1 koper dan 4 buah kardus, dengan nomor bagasi,JT 213257, JT 213258, JT 213233, JT 213231, JT 213232. Adapun yg hilang yaitu nomor bagasi JT 213232.

Hilang barang tersebut membuat Edi dan keluarga kalang-kabut ,karena dia dan istri sudah mencari barang kesana kemari dan tanya orang disekitar bagasi tersebut kaya orang kebingungan, namun tetap nihil.

"Saya berinisitif menanyakan ke petugas Ground Handling dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas tersebut, kemudian dilakukan pendataan mengenai data penumpang (saya) bentuk barang bawaan serta isi dari barang serta data lain untuk memudahkan dlm pencarian barang tersebut." katanya, Senin (8/8/2016).

Selanjutnya, petugas berusaha mencari di kereta pengangkut barang hingga ke bagasi pesawat,tetapi setelah dicari sekitar 15 menit tdk membuahkan hasil juga sehingga makin paniklah penumpang pesawat ini.

Namun Pukul 21.30 Wib, seorang ibu bernama Katini beralamat di kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau menelepon ke bandara Tjilik Riwut. Dia mengabarkan salah membawa barang yang bukan miliknya.

"Setelah kami telusuri barang tersebut ternyata milik saya yang telah dicari-cari dibagasi tadi yaitu sesuai dengan bentuk barang dan nomor bagasi tersebut. Saat itu juga petugas langsung menyampaikan untuk mengembalikan barang tersebut ke bandara."kata Edi kepada BPost Online.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved