News Analysis

Gaji Guru Honorer Rendah, Henry Porta: Kreativitas Sulit Berkembang

Sementara guru honor harus berjuang berat. Satu sisi dituntut memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, pada sisi lain harus mengembangkan kompetensi.

Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/murhan
Ilustrasi - Puluhan guru honor sekolah swasta datangi DPRD Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Guru menentukan kualitas pendidikan. Permasalah pada gaji mereka tentunya memberikan pengaruh berpengaruh. Jika pada guru yang berstatus pegawai negeri sipil tak lagi menjadi soal, tidak demikian halnya dengan guru honorer.

Pada daerah terpencil masih kita jumpai guru honorer dengan gaji sangat rendah. Untuk menutupi kebutuhannya, mereka bekerja sambilan seperti bertani dan mengojek. Guru itu pun kesulitan untuk mengembangkan kompetensinya.

Padahal informasi yang terus mengalir harus dapat diikuti guru. Sarana dan media pembelajaran juga harus dikuasai oleh guru. Kreativitas mengajar pun harus selalu dikembangkan oleh guru.

Sementara guru honor harus berjuang berat. Satu sisi dituntut memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, pada sisi lain harus mengembangkan kompetensi.

Dinas pendidikan harus memiliki data valid tentang guru honorer serta besarnya gaji mereka. Demikian juga sekolah harus benar-benar memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru honorernya agar kualitas pendidikan dapat tercapai.

Aturan tentang besaran gaji guru honorer, menurut beberapa guru, memang tidak ada. Besarnya gaji guru honorer berdasarkan jumlah jam mengajar. Sekolah dalam menentukan besaran gaji guru honorer biasanya melalui rapat komite. (kur)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved