Norwegia Bantu Diklat Warga Kalteng Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Program tersebut merupakan sebuah mekanisme untuk mengurangi emisi gas rumah kaca atau GRK dengan cara memberikan kompensasi.

Norwegia Bantu Diklat Warga Kalteng Cegah Kebakaran Lahan Gambut
Banjarmasin Post Group/Faturrahman
Sejumlah warga Kalteng saat mengikuti pelatihan pemadaman lahan gambut di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Indonesia dan Norwegia menjalin kerjasama dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Tengah yang difasilitasi oleh organisasi PBB yakni United Nations Development atau UNDP.

Kerjasama tersebut melalui Program Reduksi Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (Pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan) yang sudah berjalan cukup lama untuk Provinsi Kalimantan Tengah.

Program tersebut merupakan sebuah mekanisme untuk mengurangi emisi gas rumah kaca atau GRK dengan cara memberikan kompensasi kepada pihak-pihak yang melakukan pencegahan deforestasi dan degradasi hutan.

Salah satunya adalah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada ratusan warga Kalteng yang menghuni sebanyak 49 desa se Kalteng yang selama ini paling rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Mereka kami berikan pelatihan dan pendidikan untuk pemadaman kebakaran lahan gambut , dibantu peralatan pemadaman hingga membantu dalam hal bercocok tanam dengan tanpa melakukan pembakaran lahan." ujar Rita Widaningsih, Ketua Panitia Pelaksana Diklat Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Dikatakan dia, diklat diikuti angkatan I sampai IV dengan waktu pelaksanaan selama enam hari mulai tanggal 8-13 Agustus 2016 dari penyampaian materi dilaksanakan di Hotel Luwansa hingga praktek lapangan, dilaksanakan didaerah operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan Palangkaraya dan lainnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved