Kebakaran Lahan di Kalteng Menggila, Satu Hektare Lahan Gambut Bukit Sungkai Kembali Terbakar

Kejadian kebakaran lahan gambut susulan kembali terjadi hari ini masih di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya.

Kebakaran Lahan di Kalteng Menggila, Satu Hektare Lahan Gambut Bukit Sungkai Kembali Terbakar
istimewa
Tim relawan memadamkan kebakaran lahan gambut di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya, Jumat (12/8/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kebakaran lahan yang terjadi di Kalimantan Tengah makin tak terkendali.Jika beberapa hari sebelumnya kebakaran lahan seluas 50 hektare di lokasi perkebunan kelapa sawit milik masyarakat di Pangkalanbun Kabupaten Kotawaringin Barat.

Menyusul kebakaran lahan gambut di Jalan Tjilik Riwut dengan luasan hingga dua hektare yang terjadi, Kamis kemarin. Kejadian kebakaran lahan gambut susulan kembali terjadi hari ini masih di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya.

Kebakaran kembali terjadi, Jumat (12/8/2016) Pukul 14.30 wib di Jalan Bukit Sungkai (Jalan masuk lokalisasi) masih di jalan Tjilik Riwut km 12 Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Api membakar sekitar 1 hektare Lahan berumput serasah atau lahan belukar yang dipenuhi ilalang sehingga sangat merepotkan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkannya.

Sempat berjibaku dengan api selama dua jam, tim pemadam kebakaran BPK Swakarsa berhasil menjinakkan api dengan menerjunkan empat tim Relawan Karhutla dari BPK Pandohop Palangkaraya, Fire Rescue Borneo, Tagana Kalteng dan Manggala Agni.

Parahnya, tak berapa lama berselang, ketika api dilokasi pertama berhasil ditaklukkan, tim kembali mendapat laporan terjadi kebakaran Kebun dengan ukuran 20 meter x 30 meter dijalan Tjlik Riwut km 8,2 Palangkaraya. Untung saja, api berhasil dijinakkan sekitar 20 menit setelah tim relawan Karhutla turun ke lokasi memadamkan lahan terbakar tersebut.

Salah seorang anggota Tim Pemadaman dari BPK Pandohop, Jeans Steve, kembali mengimbau warga untuk tidak membakar lahan dalam bercocok tanam

"Kami sangat memohon kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.Jika terus dilakukan asap tebal mengancam seperti kejadian tahun lalu."ujar tim relawan ini.

Penulis: Fathurahman
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved