News Analysis BPost Edisi Cetak

Boyongan Pejabat, Jangan-jangan Terkait Bagi-bagi Kekuasaan!

Jenjang karier di posisi itu seharusnya dilihat dulu. Demikian pula aturannya dalam undang-undang tentang aparatur sipil negara.

Boyongan Pejabat, Jangan-jangan Terkait Bagi-bagi Kekuasaan!
dokumen
Baca BPost edisi, Selasa (16/8/2016) 

Budi Suryadi, Pengamat Pemerintahan FISIP ULM

BANJARMASINPOST.CO.ID - PINDAHNYA pejabat dari satu tempat atau wilayah ke wilayah lain adalah suatu hal yang biasa dalam pemerintah. Namun, pertama yang harus diperhatikan adalah jenjang karier di masing-masing wilayah. Artinya, tidak bisa begitu saja memindah atau menarik satu pejabat dari posisi A ke B, dari kabupaten/kota ke provinsi atau sebaliknya.

Jenjang karier di posisi itu seharusnya dilihat dulu. Demikian pula aturannya dalam undang-undang tentang aparatur sipil negara.

Yang menarik dalam proses boyongan para pejabat Pemko Banjarmasin ke Pemprov Kalsel adalah yang pindah adalah ‘bintang’ di pemko. Sebut saja Fajar Desira, Kurniadi dan M Amin.

Mengapa banyak yang diboyong? Jangan-jangan terkait bagi-bagi kekuasaan, timbal balik dari Pilkada lalu.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Selasa (16/8/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Baca juga Metro Banjar edisi, Selasa (16/8/2016):


Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved