Liga Italia

Sinisa Mihajlovic Menilai Presiden AC Milan Dinilai Ingin Jadi Pelatih

"Tidak ada satu pun yang memahami soal pemecatan saya, baik para suporter maupun skuad," ujar Mihajlovic

Sinisa Mihajlovic Menilai Presiden AC Milan Dinilai Ingin Jadi Pelatih
GAZZETTA WORLD
Presiden AC Milan Silvio Berlusconi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MILAN - Sinisa Mihajlovic mengkritik kebijakan Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi. Mihajlovic menilai Berlusconi terlalu banyak melakukan intervensi terhadap tim sehingga seakan-akan bertindak sebagai pelatih.

Mihajlovic menjalani peran sebagai pelatih AC Milan pada Juni 2015. Selama era kepelatihannya, tim berjulukan Rossoneri itu finis di urutan keenam dan menjadi runner-up Coppa Italia.

Kemudian, memasuki April 2016, Mihajlovic dipecat AC Milan dan posisinya digantikan oleh Cristian Brocchi. Sampai sekarang, keputusan tersebut masih dipertanyakan oleh Mihajovic.

Pria asal Serbia itu pun mengutarakan pendapatnya soal kepemimpinan Berlusconi di AC Milan. Ia menyatakan ada sesuatu yang kurang beres di lingkungan manajemen klub tersebut.

"Tidak ada satu pun yang memahami soal pemecatan saya, baik para suporter maupun skuad," ujar Mihajlovic kepada La Gazzetta dello Sport.

"Dia (Berlusconi) bukan hanya presiden klub yang paling sukses, tetapi juga merupakan penggemar AC Milan. Masalah timbul ketika dua peran itu terasa tidak cukup, dan Anda ingin memiliki peran lebih, termasuk menjadi seorang pelatih," tutur dia.

Kendati begitu, Mihajlovic tetap menerima keputusan AC Milan. Ia justru bersyukur pernah diberikan kesempatan melatih Carlos Bacca dkk.

Saat ini, Mihajlovic sudah berada di klub baru. Ia ditunjuk menangani Torino sejak 25 Mei 2016 dan siap melakoni musim kompetisi 2016-2017.

Adapun kini AC Milan dilatih oleh Vincenzo Montella. Eks penyerang AS Roma itu resmi melatih AC Milan pada Juli 2016.

Kedua kubu akan saling berhadapan pada laga pekan pertama Serie A 2016-2017 di Stadion San Siro, Minggu (21/8/2016).

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved