Bayi Berkepala Dua Tersebut Rencananya Diberi Nama Siti Nur Azizah

Namun takdir berkata lain, bayi perempuan yang terlahir dengan kondisi dua kepala tersebut, menghembuskan nafas terakhirnya.

surya/sugiyono
Bayi berkepala dua di ruang perawatan anak RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Selasa (9/8/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, GRESIK - Kesedihan tampak pada raut wajah kedua orang tua bayi berkepala dua, yang meninggal dunia pada Jumat (19/8/2016) sore WIB.

Tidak hanya dikarenakan bayi perempuannya menghembuskan nafas terakhir, namun pasangan Dianto (32) dan Sri Wahyuni (33) juga hendak memberikan nama untuk buah hatinya tersebut, yang terlahir pada Selasa (9/8/2016) lalu.

“Saya dan istri, memang berencana akan memberikan nama kepada bayi perempuan ini, pada malam minggu nanti (Sabtu malam). Sekalian juga, ingin mengundang tetangga sekitar untuk kondangan syukuran kelahiran anak kami,” ungkap Dianto, Jumat (19/8/2016).

Namun takdir berkata lain, sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi, bayi perempuan yang terlahir dengan kondisi dua kepala tersebut, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik, Jawa Timur.

“Kami berencana akan memberinya nama Siti Nur Azizah, sesuai dengan permintaan istri. Tapi Allah berkehendak lain, dan memanggilnya lebih cepat,” sebutnya terbata-bata.

Sementara itu, ibunda sang bayi, Sri Wahyuni terlihat terus menangis.

Sri yang sebelumnya sempat tak sadarkan diri usai melahirkan sang jabang bayi, sudah diperkenankan pulang oleh tim dokter RSUD Ibnu Sina pada akhir pekan kemarin.

Sedangkan sang bayi, mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Editor: Yamani Ramlan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved