Gugup Jelang Final, Tontowi Atasi dengan Al Quran dan Salat

Sukses mendulang emas, membuat Presiden Joko Widodo sumringah. Jokowi pun menerima Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Rio De Janeiro Brasil 2016,

Editor: Mustain Khaitami
Warta Kota/Nur Ichsan
Para pahlawan olahraga bersama Menpora Imam Nahrawi, Ketua DPR Ade Komarudin, Ketua PBSI Gita Wiryawan melambaikan tangan di atas bus yang disiapkan khusus untuk penyambutan, Selasa (23/8/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -- Tontowi Ahmad berbagi cerita jelang laga final ganda campuran bulu tangkis Olimpiade Rio 2016. Malam jelang laga pamungkas, kedua mata Owi -sebutan Tantowi- tidak bisa diajak kompromi untuk tidur. Owi justru memikirkan jurus menjaga kecepatan tangan dan kaki.

Ayah satu anak ini lalu tidak ingin larut dalam kegelisahan. Owi memilih berwudhu dan kemudian menjalankan ibadah. "Saya atasi (gugup) dengan baca Qur'an dan Salat. Pada olimpiade ini, saya merasa lebih dekat dengan Tuhan," kata Owi, Rabu (24/8).

Di laga final, pasangan Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir menundukkan pasangan Malaysia Chang Peng Soon/Goh Liu Ying. Pasangan Indonesia menang straight set 21-14, 21-12. Owi-Butet pun berhak menyabet emas di ajang tersebut.

Owi pun memiliki jurus lain sebelum pertandingan berlangsung. Ia memilih menyemangati tim lain sebelum bertanding. Hal itu pun sering dilakukan kepada pasangan tandingnya, Liliyana Natsir. Bahkan, pesan motivasi yang dikirim Owi tersebut lama-lama membuat Butet enggan membukanya. "Kalau ada chat dari Owi tidak saya buka lagi. Sudah tahu isinya apa," sebut Butet diiringi senyum melebar.

Sukses mendulang emas, membuat Presiden Joko Widodo sumringah. Jokowi pun menerima Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Rio De Janeiro Brasil 2016, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (24/8). Rombongan Kontingen tiba di Istana Merdeka pukul 09.15 WIB.

Para kontingen yang hadir di antaranya pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang meraih medali emas. Hadir pula Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan, atlet angkat besi yang meraih medali perak.

Mereka satu per satu masuk ke Istana Merdeka dan langsung disambut oleh Jokowi. Setelah itu, Jokowi ditemani Menteri Olahraga Imam Nahrawi dan para Kontingen melakukan pertemuan tertutup.

Jokowi mendapatkan oleh-oleh berupa gelang hitam dengan gambar bendera Merah Putih bertuliskan, "I love Indonesia". Gelang itu diberikan langsung kepada Jokowi oleh Komandan Kontingen Raja Sapta Oktohari. "Ini ada oleh-oleh Pak dari Kontingen," kata Okto sembari memakaikan gelang itu ke lengan kanan Jokowi.

Okto menjelaskan bahwa gelang tersebut adalah salah satu suvenir utama yang dibagikan di Olimpiade Rio untuk mempromosikan Indonesia. "Gelang itu laku keras sampai cetak ulang 1.000 lagi waktu di sana," kata Okto.

Menurut Okto, gelang itu diberikan kepada Jokowi sebagai rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah kepada para atlet selama berkompetisi di olimpiade. (tribun/valdy arief/kps)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved