Polisi Masih Kesulitan Lacak Dua Pembunuh Duhin di Kotabaru

Duhin tewas di ladang miliknya di Dusun Hapiring, RT 03, Desa Peramasan, Kecamatan Hampang, Kotabaru setelah dikeroyok dua pelaku.

Polisi Masih Kesulitan Lacak Dua Pembunuh Duhin di Kotabaru
net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sudah hampir dua pekan pelarian dua pelaku pengeroyokan, Agus dan Asus yang mengakibatkan korban, Duhin (43) tewas dengan kondisi mengenaskan di ladang miliknya di Dusun Hapiring, Desa Peramasan, Kecamatan Hampang, Kotabaru.

Diperoleh informasi, petugas gabungan terdiri dari anggota Polsek Hampang dan reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Kotabaru yang melakukan pengejaran sudah hampir dua minggu belum menemukan tanda-tanda keberadaan dua pelaku sekaligus pembunuh sadis tersebut.

Personel Polres Kotabaru dan polsek setempat yang berjumlah kurang lebih 20 orang, belum menemukan jejak persembunyian pelaku, karena terkendala medan. Diduga pelaku melarika diri ke dalam hutan.

Hal ini menjadi kesulitan anggota melakukan pengejaran, selain medan yang berat. Tapi yang memudahkan pelaku melarikan diri, karena mereka lebih mengenal medan atau seluk beluk kawasan hutan di wilayah tersebut.

"Belum ada perkembangan. Tapi masih dilakukan pengejaran," kata Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto melalui Kasat Reskrim AKP John Letedara, Minggu (28/8/2016).

Sebelumnya, John Letedara menyatakan, menjadi kendala anggotanya melakukan pengejaran dua pelaku, karena medan yang berat dan kawasan hutan.

Meski demikian, sulitnya medan pihaknya tetap optimis melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang tergolong 'licin' menghindari sergapan polisi.

Duhin tewas bersimbah darah di ladang miliknya di Dusun Hapiring, RT 03, Desa Peramasan, Kecamatan Hampang, Kotabaru setelah dikeroyok dua pelaku yang masih ada hubungan keluarga dengan korban.

Tragis, pembantaian korban dilakukan pelaku dengan menggunakan dan mandau dilakukan tersangka dihadapan adik kandung dan ipar korban.

Korban tewas di tempat kejadian karena mengalami luka bacok sangat parah. Paha sebelah kiri robek, kepala dan leher nyatis putus. Salain itu, salah satu pelaku juga sempat menyayat pipi adik kandung korban, sebelum para pelaku meninggalkan lokasi kejadian. (sah)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved