TPAKD Kalsel Permudah Masyarakat Akses Lembaga Keuangan

Tim ini bertugas membuka kemudahan untuk masyarakat mengakses sektor jasa keuangan. Menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan.

TPAKD Kalsel Permudah Masyarakat Akses Lembaga Keuangan
banjarmasinpost.co.id/sudarti
Wagub Kalsel menyalami Ketua Tim TPAKD Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemprov Kalsel meresmikan terbentuknya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kalsel sebagai bagian dari program inklusi keuangan nasional yang digagas OJK.

TPAKD merupakan forum koordinasi antarinstansi dan stakeholders untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

Tim TPAKD Kalsel yang diketuai oleh Sekda Prov Kalsel HM Arsyadi itu, Senin (29/8) dikukuhkan oleh Wagub Kalsel Rudy Resnawan.

Pada kesempatan itu Dewan Komisioner Bidang Perbankan OJK Nelson Tampubolon juga mengukuhkan Tim Satgas Waspada Investasi Daerah Kalsel yang diketuai oleh Agus Priyanto, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan.

Hadir di acara tersebut Kepala Perwakilan BI Kalimantan selatan, Harymurthy Gunawan, Kepala BPK Kalsel, Kepala BPKD, unsur perbankan, Pemimpin Umum Banjarmasin Post Group HG (P) Rusdi Effendi AR dan undangan lainnya. Nelson menyebutkan tujuan pembentukan TPAKD ini tak lain untuk mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah.

Termasuk, mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah, serta mendorong lembaga jasa keuangan untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan perekonomian daerah.

Tim ini bertugas membuka kemudahan untuk masyarakat mengakses sektor jasa keuangan. Menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.

Nelson menyebutkan, akses masyarakat masih sangat rendah terhadap lembaga keuangan. Berdasarkan survei, Indonesia terendah kelima di ASEAN. Dengan adanya TPAKD, diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat tewrhadap lembaga perbankan.

Sementara Wagub Kalsel Rudi Resnawan menyatakan pembentukan TPKAD ini merupakan terobosan untuk mempercepat akses jasa keuangan yang ada. Selama ini banyak lembaga keuangan yang ada namun masyarakat tak punya akses, di sinilah peran tim untuk mencari formula bagaimana mengatasi kesenjangan itu.

Kalau masyarakat dapat mengakses lembaga keuangan, tentunya akan membantu pengembangan usaha mereka. Tim ini diharapkan segera mendata apa yang menjadi kendala. Dari data itulah tim bisa mencarikan solusi untuk meminimalisir kendala tersebut. (drt)

Penulis: Sudarti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved