Terminal ‘Berlumut’ di Gambut Akhirnya Diserahkan ke Kemenhub

Acara penyerahkan akan dilakukan di Samarinda, Kaltim, berbarengan dengan serah terima seluruh terminal tipe A yang ada di Pulau Kalimantan.

Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id
Cover Hal 17 Bpost Edisi Selasa (30/8/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kewenangan Terminal Tipe A di Kilometer17, Gambut, Kabupaten Banjar, bakal diserahkan kepada Kementerian Perhubungan pada Jumat (7/9/2016) mendatang.

Acara penyerahkan akan dilakukan di Samarinda, Kaltim, berbarengan dengan serah terima seluruh terminal tipe A yang ada di Pulau Kalimantan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kalsel Sofian AH. "Benar, penyerahan Terminal Tipe A Kilometer17 di Gambut akan dilakukan pada Oktober 2016," kata dia, Senin (29/8/2016).

Awalnya, pengoperasian tetap melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Nanti setelah penyerahan, pengelolaan Terminal Km17 itu sepenuhnya akan ditangani Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Januari 2017.

Selain terminal, menurut Sofian, dua jembatan timbang yang selama ini dikelola Pemprov Kalsel juga akan diserahterimakan kepada Kemenhub pada 7 September nanti di Samarinda, yakni jembatam timbang di kawasan Kintap (Kabupaten Tanahlaut) dan yang di tepi Jalan Ahmad Yani Kilometer19.

Menurut Sofian, juga akan diserahkan kewenangan pegawaianya serta sarana dan prasaran.

"Kemernterian nantinya akan membentuk unit pelaksanan tugas (UPT) yang akan menangani operasional Terminal Kilometer17i. Diperkirakan optimalnya Januari 2016. Kalau saat Oktober nanti, dikelola bersama dulu, menunggu UPT terbentuk dan terpilih," kata dia.

Untuk perbaikan dan sejenisnya, lanjut dia, tetap melalui Kemenhub. "Itu nanti Kemenhub yang akan mengusulkan masuk di dalam APBN 2017. Tapi yang jelas, UPT-nya dulu harus dibentuk sebagai instansi yang mengelola kewenangan Terminal Kilometer17," terang dia yang mengaku sudah ada tim Kemenhub yang melakukan pemeriksaan termina tersebut.

Terminal Km17 berhasil dirampungkan pengerjaannya pada 2010. Pembangunan terminal ini menghabiskan dana hingga puluhan miliar rupiah. Pengoperasiannya direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Terakhir diwacanakan untuk beroperasi pada Februari 2016. Namun pada April 2016, hanya melakukan uji coba untuk Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP).

Dari pengatamatn Terminal Km17, cat atapnya sudah mulai memudar. Di banyak bagian, cat sudah terkelupas. Bahkan halamannya berlumut.

Karena terkesan terbengkalai, maka terminal ini menjadi sorotan anggota DPRD Kalsel beberapa waktu lalu. Mereka pun mendesak pemprov agar segera mengoperasikan Terminal Km17.

Ketua Komisi III, Bardiansyah. menjelaskan, kondisi terminal menjadi perhatian khusus. Mengingat, Terminal Km17 Gambut sejak lama atau sudah bertahun-tahun selesai, namun belum juga dioperasionalkan.

"Sayang kalau terminal yang sudah lama selesai dan menelan biaya miliaran rupiah itu tidak difungsikan," tandasnya. (lis)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved