Breaking News:

Sertifikat Lahan di Kemang Bikin 'Pusing' Ahok

"Yang penting kami mau lihat mereka sertifikatnya sampai ke tepi kali apa enggak sih. Kan bisa aja dia (kepemilikannya) enggak sampai tepi kali"

kontan
Banjir di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menelusuri pemilik sertifikat lahan di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dia menduga, tidak semua warga kemang, khususnya yang berada di bantaran Kali Krukut, memiliki sertifikat.

"Yang penting kami mau lihat mereka sertifikatnya sampai ke tepi kali apa enggak sih. Kan bisa aja dia (kepemilikannya) enggak sampai tepi kali, cuma nyambung-nyambung sendiri karena sudah penyempitan, dia sambung sendiri," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/8).

Basuki tak mengerti mengapa warga bantaran kali bisa memiliki sertifikat hak milik. Sehingga, Pemprov DKI Jakarta menawarkan pemilik lahan untuk menjual sebagian lahannya.

Nantinya, Pemprov DKI Jakarta akan membeli lahan tersebut sesuai nilai appraisal atau taksiran. Jika mereka masih menolak menjual lahannya, Pemprov DKI Jakarta akan menitip uang di pengadilan negeri dan melakukan konsinyasi.

"Makanya kalau mereka protes, harus kami pelajari. Kalau mereka mau protes ya biarin banjir aja terus, atau dia perkuat temboknya," kata Ahok.

Pada Sabtu (27/8) lalu, kawasan Kemang kebanjiran karena jebolnya tembok rumah warga di bantaran Kali Krukut. Pemprov DKI Jakarta menanggulangi hal tersebut dengan memasang beronjong di sepanjang Kali Krukut.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved