Waktu Sempit, Arkeolog Sulit Teliti Benteng Tatas

Meski ada temuan meriam dan beberapa batu bata di lokasi temuan yakni di proyek peninggian Jalan Sudirman, namun tak ada kejelasan soal waktunya.

Penulis: Murhan | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/murhan
Arkeolog Mulai Teliti Meriam Kuno 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Balai Arkeologi Kalsel, Bambang Sakti mengaku kesulitan untuk meneliti secara detil temuan meriam kuno awal Agustus lalu.

Meski ada temuan meriam dan beberapa batu bata di lokasi temuan yakni di proyek peninggian Jalan Sudirman, namun tak ada kejelasan soal waktunya.

Seperti meriam, tak ada tanda yang menjadi acuan tahun dan pembuatnya. Begitu juga dengan penelitian di lokasi temuan.

Adanya batu bata tak teridentifikasi. Pihaknya tak menemukan batu bata yang memiliki tanda tahun dan pembuatnya.

Sempitnya waktu penelitian yakni lima hari karena adanya proyek peninggian jalan membuat pihaknya tak bisa menemukannya.

"Biasanya ada penanda khusus untuk menentukan waktu pembuatan dan pembuatnya dalam susunan bata seperti beberapa temuan lainnya," katanya. Dugaan sementara, temuan itu peninggalan Benteng Tatas.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved