Warga Miskin Pertanyakan Pemko Setop Program Bedah Rumah
Wakil Ketua Komisi IV ini menambahkan, Program Bedah Rumah sangat membantu bagi warga miskin agar memiliki hunian yang layak ditinggali
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Program bedah rumah tak dilaksanakan lagi pada 2016 karena Pemko Banjarmasin beralasan kekurangan anggaran.
Padahal program ini menyentuh langsung ke masyarakat. Hal demikian sangat disayangkan anggota DPRD Kota Banjarmasin, Deddy Sophian.
"Saya sangat menyayangkan hingga tidak dianggarkan lagi tahun ini Program Bedah Rumah. Padahal ini program kesejahteraan dari pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat," ujarnya, kemarin.
Wakil Ketua Komisi IV ini menambahkan, Program Bedah Rumah sangat membantu bagi warga miskin agar memiliki hunian yang layak ditinggali. "Warga berharap ini terus berlanjut," katanya.
Seperti di daerah pemilihannya, Banjarmasin Barat, masih banyak rumah warga yang memperihatinkan kondisinya sehingga harus dibantu agar jadi hunian yang layak.
"Bagi saya, sia-sia melakukan pembangunan gedung megah kalau masih banyak rumah warga yang kurang layak dihuni. Malah terbiarkan," lontarnya.
Dia menuntut pemko bisa menganggarkan untuk Program Bedah Rumah ini di APBD Perubahan. Sebab, masyarakat sudah banyak mempertanyakan program ini.
"Kami akan ikut memperjuangkan ini nantinya bisa kembali terwujud. Kami minta pemko memperhatikannya, jangan ditinggal-tinggal lagi untuk alasan yang tak jelas," tekan Deddy. (ire)