Warga Anjir Serapat Kapuas masih Memanfaatkan Titian Ulin

sebelum ada Jembatan Barito, Sungai Anjir cukup ramai. Semua kapal melintasi jalan tersebut, kecuali kapal yang berukuran besar.

Tayang:
Penulis: Jumadi | Editor: Didik Triomarsidi
jumadi
Sejak dulu warga Kabupaten Kapuas, Kalteng masih memanfaatkan titian ulin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Sejak dulu warga atau masyarakat Kota Kualakapuas, tepatnya di km 1, Anjir Serapat Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalteng hingga saat ini masih memanfaatkan titian ulin, tepatnya si tepian Sungai Anjir.

Norhadi, salah satu warga setempat, Kamis (1/9/2016) mengatakan sebelum ada Jembatan Barito, Sungai Anjir cukup ramai. Semua kapal melintasi jalan tersebut, kecuali kapal yang berukuran besar. Sementara jalan Anjir dulunya adalah persawahan dan perkebunan.

Namun demikian titin ulin dengan panjang sekitar 500 meter dan lebar 1 meter masih dimanfaatkan warga."Masyarakat kami hidup tak jauh dari sungai, seperti yang terkihat di pinggiran Sungai Anjir Serapat ini,"jelas Norhadi kepada BPost Online.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved