Sisca Siapkan Mental Hadapi Grand Final Naga
Peserta-peserta lainnya pun terasa menjadi saingan berat baginya. Sebab, kebanyakan mereka memiliki bejibun prestasi.
Penulis: Yayu Fathilal | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID - Rasa gugup sudah dirasakan Rolita Sisca Anwari atau Sisca sejak masih di karantina Pemilihan Nanang Galuh Banjar Kota Banjarmasin 2016. Ini kali pertama dia mengikuti lomba.
Peserta-peserta lainnya pun terasa menjadi saingan berat baginya. Sebab, kebanyakan mereka memiliki bejibun prestasi.
Mereka kebanyakan adalah penyandang gelar berbagai macam duta wisata. "Macam-macam, ada duta ini lah duta itu lah. Sementara saya nggak pernah ikut lomba apalagi menang lomba apa pun. Saya nggak pernah menyandang gelar duta apa pun," ujarnya di sela-sela mengikuti karantina di Hotel Roditha Banjarmasin, Sabtu (3/9/2016) siang.
Walau begitu, dia memberanikan diri mendaftar. Saat babak semi final pekan lalu, dia menampilkan bakat memainkan sarun. Ternyata itu malah sukses mengantarkannya memasuki grand final.
Sarun merupakan salah satu perangkat gamelan Banjar. Dia tertarik memainkan sarun di babak semi final karena belum pernah ada yang menampilkannya saat malam bakat.
"Awalnya saya hanya sering melihat orang lain memainkannya. Kalau mencoba memainkannya lalu menampilkannya di depan umum baru pas mau tampil waktu itu," ungkapnya.
Tak sia-sia usahanya selama sebulan penuh dia melatih kemampuannya memainkannya sarun sebelum tampil. Memainkannya tergolong susah apalagi dia masih pemula, karena saat dipukul sarun harus dipegang juga. Kala itu dia memainkan lagu Pantang yang merupakan lagu dasar tari kuda gepang.
"Kalau menampilkan bakat menari dan menyanyi itu sudah biasa. Kalau main sarun belum pernah ada," ungkap mahasiswi semester 5 FKIP prodi PGSD ULM ini.
Sejak penampilannya itu, dia seakan sudah memiliki firasat baik kalau dia bakal lolos ke grand final. Ternyata firasatnya itu benar. Kala namanya diumumkan sebagai satu di antara 24 grand finalis, dia sudah tidak kaget lagi.
"Sudah feeling sih. Tapi puas, senang karena usaha saya mempersiapkan diri tak sia-sia," katanya.
Sekarang, selama masa karantina, dia tinggal mengulang-ulang lagi materi yang sudah didapatnya seputar kebudayaan dan pengetahuan umum. Dia sekarang harus rajin membaca lagi materinya, sering bertanya-tanya ke para panitia dari nanang galuh dan yang terpenting sekarang adalah menyiapkan mental.
"Lebih ke mental sekarang. Karena saya nggak pernah ikut lomba sementara saingan saya rata-rata penyandang gelar duta macam-macam, prestasi mereka banyak, sementara saya nggak punya gelar prestasi apa pun," sebutnya.
Alasannya berani mengikuti ajang ini hanya satu, yaitu ingin menjadi anak muda yang menginspirasi bagi kalangan muda lainnya. Terlebih lagi sebagai asli urang Banjar, dia ingin bisa turut melestarikan kebudayaan Banjar.
Panitia Pemilihan Nanang Galuh Banjar Kota Banjarmasin 2016, Hj Helda Elly Setyawati, menambahkan babak grand final bakal berlangsung Minggu (4/9) malam ini di Grand Restaurant, Mitra Plaza, Banjarmasin mulai pukul 20.00 Wita. Acara ini terbuka untuk umum. Pemenang akan mendapatkan hadiah sejumlah uang, cinderamata, trofi dan tur ke luar daerah. (ath)
Biodata Sisca:
Nama: Rolita Sisca Anwari
TTL: Rantau, 8 Maret 1996
Anak ke 1 dari 2 bersaudara
Orangtua: Syaiful Anwar & Ernawati
Pendidikan: mahasiswi semester 5 FKIP prodi PGSD ULM
Hobi: membaca buku, menari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sisca_20160903_194219.jpg)