Pemalsu Uang Rp 100 Menangis Divonis Hukuman Penjara

Saidah (46) tidak kuasa menahan tangjsnya ketika meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (6/9/2016) siang.

Pemalsu Uang Rp 100 Menangis Divonis Hukuman Penjara
banjarmasinpost.co.id/burhani yunus
Saidah (46) tidak kuasa menahan tangjsnya ketika meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (6/9/2016) siang.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saidah (46) tidak kuasa menahan tangjsnya ketika meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (6/9/2016) siang.

Wanita Jalan Lima Laut Rt 14 Banjarmasin Tengah tersebut tidak kuasa menahan tangis setelah divonis majelis hakim PN dengan hukuman penjara selama satu tahun denda 1 Miliar. Kalau tidak bisa membayar hukumannya ditambah 3 bulan penjara.

Vonis majelis hakim PN Banjarmasin diketuai Edi Cahyono tersebut sebenarnya lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Mahritha yang menuntutnya dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara denda 1 Miliar subsider bulan penjara karena terbukti melanggar pasal 36 ayat 2 UU RI nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang.

"Hukuman ini terasa berat buat saya. Kendati berat saya terima vonis ini," kata Saidah.

Saidah didudukan sebagai terdakwa di PN Banjarmasin setelah ditangkap Patimah menggunakan uang palsu senilai Rp 100 ribu ketika membeli seeekor ayam di tokonya di Pasar Pekauman tanggal 16 Maret 2016 pukul 12.00 Wita.

Saat diserahkan ke polisi di kantong Saidah ditemukan lima lembar lagi uang palsu senilai Rp 100 ribu.

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved