Migrasi Jaringan Optik Rampung di 2016, Telkom Bagi Kue ke Pelanggan
PT Telkom Kalsel bertekad untuk menyelesaikan proses migrasi jaringan tembaga ke serat optik dalam tahun 2016 ini di seluruh wilayah Kalsel.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PT Telkom Kalsel bertekad untuk menyelesaikan proses migrasi jaringan tembaga ke serat optik dalam tahun 2016 ini di seluruh wilayah Kalsel.
"Saat ini sudah ada beberapa daerah yang sudah full fiber seperti di Paringin (Balangan) dan Batulicin. Memang masih ada terpasang tembaga tapi sudah tercover oleh fiber optik sehingga tinggal migrasi,” kata GM PT Telkom Kalsel Khairullah, saat mengunjungi Banjarmasin Post dalam rangka Hari Pelanggan Nasional, Selasa (6/9/2016).
Khairullah yang saat itu didampingi Manager BGES Yogo Bahtiar dan Account Manager M Dika Prayudha diterima oleh Pemimpin Umum Banjarmasin Post Group HG Rusdi Effendi AR beserta jajarannya.
Khairullah menyebutkan, di beberapa daerah masih dalam proses pembangunan jaringan serat optiknya. Para pelanggan pun telah diinformasikan bahwa semua jaringan tembaga nantinya dimigrasikan ke jaringan serat optik. Jadwal migrasi akan disesuaikan dengan hasil pembangunan.
Disebutkan, jaringan serat optik memiliki banyak keunggulan dibanding jaringan tembaga. Jaringannya lebih stabil, tidak memerlukan listrik, kebutuhan listrik hanya di Kantor Telkom (sentral) dan di pelanggan, karena ada beberapa perangkat seperti modem, televisi maupun laptop yang perlu listrik untuk menghidupinya.
Memiliki kecepatan lebih besar, bahkan untuk pelayanan IndiHome minimal 10 Mpbs, kualitasnya juga lebih baik sehingga gangguan dapat diminimalisir.
Terkait banyaknya keluhan pelanggan karena adanya gangguan, menurut Khairullah penyebabnya dilihat kasus per kasus. Bisa jadi gangguan itu karena jaringannya lama, bisa juga karena adanya pelebaran insfrastruktur jalan dan sebagainya.
Pada intinya, lanjut Khairuillah, Telkom berupaya meningkatkan pelayanan ke pelanggan. "Kami berkomitmen mengejar penanganan gangguan 3 hari, namun dalam tim kami bersepakat untuk one day service (ODS). Sebelum 24 jam gangguan sudah dituntaskan.
Untuk proses migrasi dari jaringan tembaga ke optik tak perlu waktu lama. Apabila jaringan sudah ada, prosesnya maksimal 3 hari. Layanan pun tetap jalan, tidak mati sampai dipindah ke jaringan optik.
Terkait peringatan Hari Pelanggan Nasional, lanjut Khairullah, Telkom memberikan surprise ke pelanggan perorangan maupun corporate. Bentuknya bermacam-macam, seperti peningkatan pelayanan pasang baru yang standarnya tiga hari menjadi satu hari selesai.
Begitu juga dengan penanganan gangguan. Bahkan kemarin (Senin-Red) dalam sehari bisa menyelesaikan 156 dari 200 tiket gangguan yang masuk. "Layanan ODS itu akan menjadi standar dalam peningkatan layanan. Tak hanya pada hari pelanggan saja, tetapi untuk mengukur apakah kami mampu meningkatan layanan," kata Khairullah. (drt)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20120312-btstelkomsel-antaraphoto_20160221_234934.jpg)