Tiang Listrik Roboh Dihantam Truk, Warga Martapura Lama Diadang Percikan Api
Pikiran Juhairiah pun langsung tertujuh pada pemancar telekomunikasi yang berada di pemukimannya roboh.
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Juharian, ibu rumah tangga, warga Jalan Martapura Lama, Desa Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, terjaga dari tidur, Selasa (6/9/2016) sekitar pukul 04.00 Wita, setelah mendengar suara keras yang disertai padamnya listrik secara tiba-tiba.
“Saya langsung terjaga mendengar suara tersebut. Terlebih suara keras juga diiringi padamnya listrik secara tiba-tiba,” ujarnya.
Pikiran Juhairiah pun langsung tertujuh pada pemancar telekomunikasi yang berada di pemukimannya. “Saya mengira bunyi itu akibat menara pemancar telekomunikasi roboh,” ujarnya.
Untuk membuktikannya, Juhairiah pun ke luar rumah. Saat dilakukannya pengecekkan, Juhairiah diadang percikan api. “Ternyata yang roboh itu tiang listrik yang ada di depan rumah saya. Percikan api itu berasal dari kabel listrik,” ujarnya.
Tak hanya percikan api, Juhairiah juga melihat sebuah truk tidak jauh dari tiang listrik yang roboh. Bagian kiri depan truk itu penyok, sedangkan sopirnya selamat. “Untung sang sopir tak mengalami apa-apa. Coba kalau ada tabrakan mengenai sebelah kanannya, entah gimana nasib sopirnya," ujarnya.
Pascakecelakaan tunggal itu, Juhairiah dan warga lainnya terkena dampaknya. Pasalnya pihak PLN melakukan pemadaman untuk melakukan perbaikan terhadap tiang listrik yang roboh tersebut.
"Ya, saya terpaksa memasak menggunakan tungku," ujar Juhairiah, yang mengaku sehari-harinya memasak pakai rice cooker.
Tak hanya Juhairiah, warga Sungai Batang Tengah Kecamatan Martapura Barat, Ida, juga kerepotan dengan padamnya listrik itu. Tapi setelah mengetahui penyebabnya, ibu rumah tangga ini pun memakluminya.
"Saya kira pemadaman listrik biasa saja. Padamnya sejak subuh. Tapi sekitar pukul 12.00 listrik sudah menyala," ujarnya.
Pantauan di lapangan, imbas robohnya tiang listrik di Sungai Rangas ini mengakibatkan pemadaman listrik di tiga desa, yakni Sungai Batang Tengah, Ilir, dan Sungai Rangas Ambuku Kecamatan Martapura Barat.
Pasokan listrik kembali normal sekitar pukul 12.00 Wita atau seiring selesainya perbaikan yang dilakukan sub kontraktor pemeliharaan dan distribusi pelayanan Powerindo Haleyora.
Sub Kontraktor Pemeliharaan dan Distribusi Pelayanan Powerindo Haleyora, Dwi, mengatakan pascarobohnya tiang listrik tersebut pihaknya terpaksa harus melakukan pemindahan terhadap jaringan listrik.
“Kami mendirikan tiang listrik yang baru agak menjorok ke dalam bahu jalan. Diharapkan keberadaannya pun lebih aman dari kondisi semula,” ujarnya.
Disinggung masih adanya beberapa tiang listrik berada di aspal sepanjang Jalan Martapura Lama, Dwi mengatakan asal keberadaan tiang listrik sudah berada pada posisinya. Karena ada pelebaran jalan Martapura Lama, keberadaan tiang listrik itu memasuki bahu jalan.
"Rencana pemindahan memang ada. Tapi kami masih menunggu pihak rayon (Martapura) mengusulkan ke cabang Banjarmasin,” ujarnya.
Terpisah, Kasatlantas Polres Banjar, AKP Andhika Aris Prasetya melalui Kanit Laka Lantasnya, Aiptu Bambang Watno, mengatakan kecelakaan tunggal, yang mengakibat sebuah tiang listrik roboh di Jalan Martapura Lama Desa Sungai Rangas, itu akibat sang sopir mengantuk.
“Sopir ngantuk sehingga dia kehilangan konsentrasi saat mengemudi. Kondisi sopir tidak apa-apa," terang Bambang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tiang-listrikd-di-martapura-lama-roboh-dihantam-truk_20160907_120328.jpg)