Jendela Dunia

3 Perempuan Berburka Ditembak karena Diduga Bakar Kantor Polisi

Ketiga perempuan itu sebelumnya datang ke kantor polisi dengan alasan ingin melaporkan pencurian telepon genggam pada Sabtu (10/9/2016) pagi waktu set

3 Perempuan Berburka Ditembak karena Diduga Bakar Kantor Polisi
Daily Mirror/Getty
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MOMBASA - Kepolisian Kenya menembak mati tiga perempuan berburka setelah mereka menyerang seorang polisi dan membakar kantor polisi di kota Mombasa.

Kota pesisir Mombasa, selama beberapa tahun terakhir kerap mendapatkan serangan dari kelompok-kelompok militan Islam meski frekuensi serangan kini sudah menurun.

Ketiga perempuan itu sebelumnya datang ke kantor polisi dengan alasan ingin melaporkan pencurian telepon genggam pada Sabtu (10/9/2016) pagi waktu setempat.

Tanpa diketahui polisi, ketiga perempuan itu menyembunyikan sebilah pisau dan bom molotov di balik pakaian mereka.

"Saat ditanyai petugas, salah seorang dari mereka mencabut pisau dan dua lainnya melemparkan bom molotov ke dinding kantor polisi," kata Patterson Maelo, Komandan Kepolisian Mombasa, Minggu (11/9/2016).

"Kantor polisi kemudian terbakar. Polisi melepaskan tembakan dan ketiganya tewas di tempat. Dua orang polisi kini dirawat di rumah sakit. Kami duga ini adalah sebuah serangan teror," tambah Maelo.

Meski mengatakan ini adalah serbuah serangan teror, Maelo tidak menyebut dugaan kelompok yang kemungkinan mendalangi aksi tersebut.

Salma Mohammed, salah seorang saksi mata yang berada di kantor polisi untuk mengunjungi kerabatnya yang ditahan, mengatakan, salah seorang penyerang naik ke atas meja dan menusuk petugas di kaki sebelum dia ditembak.

Kelompok militan Al-Shabaab di Somalia mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan menyebutnya sebagai tindakan balas dendam karena Kenya mengirimkan pasukannya ke negeri tetangganya itu. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved