Warga Sekitar Lokasi Ledakan di Ruko Tabung Gas di Makassar Mengungsi

Ledakan yang terdengar sejauh dua kilometer itu juga merusak Wisma Budi, tempat penampungan pengungsi Rohingya, berjarak 50 meter dari titik ledakan.

Warga Sekitar Lokasi Ledakan di Ruko Tabung Gas di Makassar Mengungsi
Kontributor Makassar, Hendra Cipto
Salah seorang korban ledakan di belakang Pasar Maricaya, Yusuf (22) dibawa ke lokasi kejadian membantu penyidik untuk melakukan penyelidikan, Senin (12/9/2016) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAKASSAR - Ledakan di Jalan Harimau, Makassar Minggu (11/9/2016) malam menyisakan trauma bagi warga sekitar.

Ledakan yang berasal dari ruko agen penjual gas elpiji itu meluluh lantakan sejumlah rumah. Termasuk rumah Oma Elisabeth, yang bersebelahan dengan ruko asal ledakan.

"Mama saya (Oma Elisabeth) masih trauma dan tidak mau lagi kembali. Mama saya ungsikan ke rumah keluarga yang tak jauh dari Pantai Losari," kata anak Oma Elisabeth, Lisa saat mengangkut barang-barangnya, Senin (12/9/2016).

Lisa juga mengatakan, dirinya tinggal di rumah samping ruko meledak bersama sembilan orang keluarganya.

Namun terpaksa semuanya harus mengungsi ke rumah kerabat, karena rumahnya dalam kondisi hancur.

"Bagaimana mau ditinggali dengan kondisi rumah seperti ini. Atapnya terbongkar semua, dinding rubuh, plafon juga ikut rubuh. Ada juga dua motor kami tertimba reruntuhan tembok. Apalagi oma sudah tidak mau kembali ke rumah ini, karena trauma," tuturnya.

Ledakan yang terdengar sejauh dua kilometer itu juga merusak Wisma Budi, tempat penampungan pengungsi Rohingya, yang berjarak 50 meter dari titik pusat ledakan.

Kaca-kaca jendela wisma tersebut pecah, sebagian plafon ambruk dan sebagian atap genteng ikut ambruk.

Kaca jendela yang pecah untuk sementara ditutup menggunakan seng, demi keamanan.

Sementara itu, warga Makassar silih berganti berdatangan lokasi ledakan. Warga antusias menyaksikan lokasi ledakan di malam Idul Adha.

Ledakan terjadi di Jalan Harimau dekat Pasar Maricaya, Makassar, sekitar pukul 21.15 Wita, Minggu (11/9/2016). Ledakan itu meluluhlantakkan tiga rumah dan merusak tiga mobil.

Sebanyak empat korban ditemukan luka-luka, langsung dilarikan ke rumah sakit. Tiga di antaranya mengalami luka bakar cukup parah.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved