Beredar Pesan, Dir Narkoba Polda Bali Terjaring OTT Mabes Polri

Diduga hal itu itu terkait sejumlah kasus yang ditangani, dimana proses penanganannya dihentikan dengan sengaja dengan tujuan untuk mendapatkan uang.

Beredar Pesan, Dir Narkoba Polda Bali Terjaring OTT Mabes Polri
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Dir Reskrim Narkoba Polda Bali, Kombes Pol Franky Haryanto Prapat saat merilis hasil tangkapannya narkoba di Mapolda Bali, Selasa (19/7/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DENPASAR - Beredar informasi yang menyebut Pimpinan Direktorat Narkoba Polda Bali, Kombespol Franky H Prapat tersandung masalah hukum.

Diduga hal itu itu terkait sejumlah kasus yang ditangani, dimana proses penanganannya dihentikan dengan sengaja dengan tujuan untuk mendapatkan sejumlah uang.

Informasi yang beredar menyebut "pada hari Senin tanggal19 September 2016 pukul 22.00 Wita, telah dilakukan OTT dari Paminal Mabes terhadap Dir Narkoba Polda Bali dalam kasus pemotongan anggaran DIPA 2016 dgn Barang Bukti uang 50 juta di brankas bensat, pemerasan 7 kasus narkoba dibawah 0.5 gram rata2 dimintai 100 juta dan 1 kasus tsk wna belanda diminta satu buh mobil fortuner thn 2016. Disamping itu diamankan rekaman APP Dir res narkoba pada tgl 17 agustus 2016 kepada anggota yang isinya memerintahkan anggota utk 86 kasus narkoba yang barang buktinya dibawah 1 gram. Saat ini tim paminal mabes masih melakukan pemeriksaan di bid propam polda bali terhadap kasubdit 2 dan 3 serta bensat Dit Res Narkoba polda Bali ".

Usai pesan itu beredar, sekitar pukul 10.00 Wita, Kombespol Franky H Prapat pun diperiksa.

Diduga pemeriksaan ini terkait dengan pesan yang ramai beredar tersebut.

Kaur Prodok Propam Polda Bali, Kompol Dewa Putu membenarkan adanya pemeriksaan

Namun, tak mengurai jelas pemeriksaan itu terkait kasus pemerasan pemerasan atau soal lainnya.

"Ya memang ada pemeriksaan," katanya singkat, Selasa (20/9/2016).

Dari pantauan, ada sekitar empat orang anggota Paminal (Pengawasan Internal Polri) Mabes Polri, kemudian anggota Propam dan anggota Direktorat Narkoba Polda Bali.

Perkiraan ada sekitar 10 anggota Polri yang masuk dalam ruangan sidang.

"Ya lagi pemeriksaan, tunggu ya," tandasnya. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved