Berita HST

Bupati HST Minta Pegawai RSUD Damanhuri Hindari Dandanan Berlebih

Dia ingin, semua pegawai di rumah sakit pemerintah daerah itu menggunakan seragam khusus rumah sakit. Termasuk untuk jilbab dan kerudung pegawai perem

Bupati HST Minta Pegawai RSUD Damanhuri Hindari Dandanan Berlebih
banjarmasinpost.co.id/hanani
RSUD Damanhuri Barabai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bupati Hulu Sungai Tengah,H Abdul Latif segera mengeluarkan kebijakan khusus untuk pakaian pegawai RSUD Damanhuri Barabai.

Dia ingin, semua pegawai di rumah sakit pemerintah daerah itu menggunakan seragam khusus rumah sakit. Termasuk untuk jilbab dan kerudung pegawai perempuan.

Alasannya,dengan menggunakan seragam, tidak ada lagi pegawai yang berdandan berlebihan, atau mencolok dari pegawai yang lain.

"Sebaiknya tidak perlu pakai high heel saat melayani pasien, lebih baik menyesuaikan diri, karena bekerja di rumah sakit itu perlu pelayanan cepat. Tak perlu berpenampilan mencolok seperti artis, sementara melayani pasien tidak ramah,"kata Latif, saat memimpin apel pagi PNS di halaman Kantor Pemkab HST, Senin (26/9/2016).

Latif pun meminta para pegawai rumah sakit dalam melayani pasien maupun keluarga pasien serta masyarakat yang berurusan dengan rumah sakit, agar bisa bersikap lebih ramah, penuh senyum serta tak pelit informasi jika pihak keluarga pasien minta penjelasan baik terkait prosedur pelayanan maupun hal lainnya.

"Untuk seragam, nantinya tak hanya PNS yang diberi, tapi juga semua pegawai kontrak. Yang penting, semua pegawai rumah sakit harus mencontoh karyawan bank. Melayani nasabah yang ngutang pun tetap senyum," selorohnya.(*)

Penulis: Hanani
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved