Seputar Banjarmasin
Galuh Banjar 2015 Ini Ikut Kenalkan Wisata Banua
Hal itu pula dilakukannya pada acara Kementrian BUMN, Asuransi Jasindo dan Danareksa, Gina dipercaya menjadi salah satu crew
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebagai seorang Galuh Banjar 2015 sudah menjadi kewajiban bagi Gusti Gina Madinatul Munawarni untuk memperkenalkan sejumlah tempat wisata Banua kepada para wisatawan luar.
Hal itu pula dilakukannya pada acara Kementrian BUMN, Asuransi Jasindo dan Danareksa, Gina dipercaya menjadi salah satu crew kakak pendamping dan tour guide bagi siswa pertukaran pelajat Provinsi DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
"Gina tidak sendiri sebagai crew untuk kakak pendamping saya berpasangan dengan nanang Syamsudin, wakil 2 Nanang Kalsel 2015," kata Gina yang juga juara Galuh Banjarbaru 2015 ini.
Selama satu minggu, Gina mengajak 20 siswa serta tiga pendamping asal Jakarta untuk melihat lihat wisata dan budaya Banua.
Di bawah panduang Gina, mereka harus mengenal Kalsel selama seminggu dan diajak keliling Banjarbaru, Banjarbaru, Martapura, Batola, dan Hulu Sungai Selatan.
"Banyak destinasi wisata yang kami datangin dibeberapa daerah itu," ucap mahasiswa Psikologi Fakultas Kedokteran Unlam ini.
Adik-adik yang diajak Gina antusias berwisata Ke Pasar terapung, museum Lambung Mangkurat, PLTA Riam Kanan, Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Menara Pandang dan Siring kota Banjarmasin.
"Kami juga berkesempatan audiensi dengan Wali Kota Banjarmasin dan disdik Kalsel," kata dia.
Kemudian rombongan diajak Gina untuk ke kampung Inggris di Batola, lalu ke Loksado naik bamboo rafting, pembuatan gelang simpai, pengolahan sirup kayu manishingga silaturahmi dengan warga Dayak Loksado, HSS.
"Bahkan sampai makan pun para rombongan kami ajak ajak di rumah makan yang khusus masakan banjar. Sehingga mereka juga mengenal kuliner Kalsel," tegas dia.
Tidak hanya sekedar melihat bud Banua mereka juga bahkan diajarkan ikut belajar setelah diajak ke taman budaya melihat aktivitas kesenian Kalsel disana.
"Ada yang diajarkan menari, latihan mamanda, juga mengajarkan mereka kuntau, silat banjar. Saling bertukar budaya, kalau ditempat mereka ada silat Jakarta," paparnya.
Di hari terakhir saat malam perpisahan, mereka semua tampil dalam bentuk mini teater mengenai kesenian Banjar.
Selama seminggu bersama Gina merasakan kebersamaan dengan rombonganbahkan disaat pelepasan mereka kembali ke Jakarta tidak sedikit para siswa menangis haru.
"Pengalaman yang tidak terlupakan. Sampai pada nangis semua saat perpisahan, mereka sudah seperti adik-adik saya sendiri," jelas dia.
Nama Lengkap : Gusti Gina Madinatul Munawarni
Panggilan : Gina
TTL : Pantai Hambawang, 28 April 1995.
Nama Ortu : Gusti Robiansyah dan Rohaniah
Hobi : menulis, membaca, dan olahraga.
Pendidikan : Kuliah di Psikologi Fakultas Kedokteran Unlam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gusti-gina-madinatul-munawarni_20160929_194948.jpg)