Pemindahan PKL Jalan A Yani Masih Tak Jelas, Ini Alasannya

Kendala utama adalah belum cairnya anggaran untuk relokasi PKL itu. Saat ini, anggaran memang telah disetujui di APBD Perubahan.

Pemindahan PKL Jalan A Yani Masih Tak Jelas, Ini Alasannya
banjarmasinpost.co.id/choiruman
Anggota Satlantas Polresta Banjarmasin mengarahkan pengendara roda dua agar melintas di jalur sebelah kiri dalam program kanalisasi roda dua. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemindahan 100 lebih Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan A Yani dari Km 1 sampai 6 sampai sekarang belum ada kepastian usai batalnya jadwal semula yakni 24 September 2016.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Banjarmasin, Priyo Eko mengatakan, jadwal pemindahan memang paling lambat 24 September 2016. Namun, adanya sejumlah kendala membuat pemindahan terancam diundur jadwalnya.

Kendala utama adalah belum cairnya anggaran untuk relokasi PKL itu. Saat ini, anggaran memang telah disetujui di APBD Perubahan. Bahkan anggaran sudah diketok.

Namun sekarang anggaran itu masih ditelaah di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Praktis pihaknya belum bisa berbuat apa-apa.

Anggaran untuk pemindahan PKL A Yani sendiri sekitar Rp 136 juta. Dari jumlah itu, Rp 100 juta untuk sewa lahan selama setahun, Rp 150 juta untuk mempercantik kawasan, Rp 37 untuk listrik dan keperluan lainnya.

Saat ini, pengurukan lahan masih dibiayai oleh keluarga pemilik lahan yakni dr Siagian. Bahkan, untuk lahan seluas sekitar dua hektare itu, penyiapan lahanya juga oleh pemilik lahan.

Dari segi aturan, Pemko tak boleh menguruk atau lainnya terhadap lahan milik pribadi. Makanya penyiapan lahan sudah termasuk dalam anggaran sewa lahan.

Nantinya, bagian yang dibiayai oleh Pemko hanyalah kawasan milik Pemko. "Misalnya di depannya akan kami paving beton dan lainnya," ujar Priyo.

Lepasnya jadwal relokasi ini juga sudah dikoordinasikan dengan Polresta. Pihaknya juga sudah menggelar pertemuan lagi dengan pihak terkait termasuk PKL.

Sebelumnya, Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Tuschad Herdani mengatakan, pihaknya sangat berharap relokasi itu secepatnya.

Awalnya mereka berharap relokasi berlangsung Juli 2016. Namun ternyata disepakati paling lambat 24 September 2016 untuk penyiapan lahan dan PKL sendiri.

Hal ini penting karena untuk kelancaran program kanalisasi Jalan A Yani. Setelah ini, dijadwalkan dilakukan di jalan lainnya. "Tapi selesaikan dulu di Jalan A Yani," katanya.

Pihaknya juga beberapa kali mengungkapkan masalah ini saat pertemuan dengan pejabat Pemko terkait. "Kami sih berharap secepatnya," kata Tuschad. (*)

Penulis: Murhan
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved