Banjarmasin Post Edisi Cetak

Para Sultan Dimas Kanjeng Menghilang

Para sultan bertugas mencari pengikut sebanyak mungkin, dan membawa uang mahar dari para pengikut padepokan.

Editor: Mustain Khaitami
Banjarmasin Post
Banjarmasin Post edisi Senin (3/10/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PROBOLINGGO - Para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang diberi sebutan sebagai sultan mendadak menghilang dari Padepokan Dimas Kanjeng, di Desa Wangkal, Kecamatan Gading , Probolinggo, Jawa Timur.

Sultan bertindak sebagai sebagai pengepul uang para pengikut lainnya itu tidak diketahui keberadaannya sejak sepekan terakhir. Padahal, sebelum kasus Dimas Kanjeng ramai diberitakan, para sultan masih terlihat mondar-mandir di daerah sekitar padepokan.

Informasi yang dihimpun, para sultan itu kini berada di luar kota. Mereka mencoba menghindar dari polisi, wartawan, dan para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang menagih pencairan uang mahar.

Sultan ini merupakan orang kedua dalam jajaran struktur Padepokan Dimas Kanjeng.

Para sultan bertugas mencari pengikut sebanyak mungkin, dan membawa uang mahar dari para pengikut padepokan.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifudin mengatakan, pihaknya sudah mendengar laporan para sultan padepokan berlomba bersembunyi untuk menghindari sorotan.

“Kami sudah mendengar hal itu. Namun, kami sudah mengantongi beberapa nama dan alamat dari para sultan ini,” katanya, Minggu (2/10). Ditambahkan, sejauh ini pihaknya masih belum membutuhkan para sultan.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi Senin (3/10/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Dapatkan pula informasi seputar kriminalitas, olahraga, dan lainnya di harian Metro Banjar


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved