Seputar Kalteng

Pemko Belum Mampu Tertibkan Anak Punk Dibawah Jembatan Kahayan

Meskipun Pemko Palangkaraya sudah sering melakukan penertiban, namun keberadaan anak- anak punk nampaknya sudah sulit ditertibkan.

Penulis: Fathurahman | Editor: Mustain Khaitami
Istimewa
Lokasi warung -warung di bawah jembatan kahayan Palangkaraya inilah jadi tempat berkumpul anak-anak punk yang datang dari luar Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya hingga, Senin (3/10/2016) belum mampu menertibkan anak-anak punk yang ada di Kota Cantik.

Anak-anak punk dengan gaya rambut urakan serta pakaian yang memiliki gaya sendiri ini, tampak tambah banyak saja berkumpul di markas mereka di sekitar Jembatan Kahayan Palangkaraya.

Beberapa warga khususnya wanita yang ingin menikmati kuliner di bawah jembatan kerap merasa terganggu dengan keberadaan mereka.

Meskipun Pemko Palangkaraya sudah sering melakukan penertiban, namun keberadaan anak- anak punk nampaknya sudah sulit ditertibkan.

"Saat kami makan mereka paati datang ngamen. Jika tidak diberi kadang mereka marah dan mengganggu. Kami jadi takut makan di bawah jembatan."ujar Shanti, warga Kini Balu.

Terpisah, iWali Kota Palangkaraya HM Riban Satia, mengakui pihaknya memang kesulitan dalam penertiban anak-anak punk ini, karena sudah berulang kali ditertibkan, tetap saja kembali.

"Mereka yang terkena razia Satpol PP bahkan sudah dikembalikan ke tempat asalnya, diberikan sanksi seperti rambut di potong, tetapi nantinya malah kembali lagi."ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved