Ekonomi dan Bisnis

Ritel di Banjarmasin Tetap Jalankan Program Kantong Plastik Berbayar

langkah Aprindo memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan toko ritel modern di seluruh Indonesia menyusul adanya pro kontra yang

Ritel di Banjarmasin Tetap Jalankan Program Kantong Plastik Berbayar
istimewa
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ritel di Banjarmasin tetap memberlakukan program kantong plastik berbayar.

Walau Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan toko ritel modern di seluruh Indonesia, terhitung 1 Oktober 2016 sampai dengan diterbitkannya peraturan pemerintah yang berkekuatan hukum.

Regional Corporate Communication Manager Alfamart, Arif Lutfian Nursandi mengatakan, pihaknya mengikuti aturan Aprindo. Tetapi ketika ada Peraturan Wali Kota atau Peraturan Bupati tentang kantong plastik berbayar tersebut, pihaknya akan mengikutinya.

"Seperti di Banjarmasin yang ada larangan kantong plastik dari ritel modern, pihaknya mengikuti aturan Perwali tersebut," katanya.

Sepengetahuannya, langkah Aprindo memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan toko ritel modern di seluruh Indonesia menyusul adanya pro kontra yang terjadi di berbagai daerah.

Menurutnya, tujuan diterapkannya program kantong plastik tidak gratis tidak lain untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah penggunaan kantong plastik di Tanah Air.

Branch Manger Indomaret Kalselteng Rusli ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak mengangkat. Sedangkan melalui Sms tidak membalas.

Sedangkan Martplus masih galau, apakah memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan toko ritel modern atau masih memberlakukannya.

"Tetapi sampai hari ini kami masih menjalankan program kantong plastik berbayar, khusus ritel kami yang di Banjarmasin. Karena memang acuan kami adalah Peraturan Wali Kota Banjarmasin," ucap Operational Manager Martplus, Neneng Andriani.

Sedangkan ritel Martplus yang di luar Kalsel, pihaknya menyediakan kantong plastik cuma-cuma. Alasannya karena tidak seperti Kota Banjarmasin yang memiliki Perwali.

"Kami terus monitor perkembangannya, apakah program kantong plastik berbayar tetap lanjut atau dihentikan. Intinya kami siap, kalau memang program tersebut dihentikan kantong plastik juga sudah siap saja," pungkasnya.

Divisi Manager Giant Extra di Jalan A Yani kilometer 6 Banjarmasin, Endra secara diplomatis mengatakan, pihaknya mengikuti aturan di daerah. Seperti Giant Express yang berlokasi di Banjarmasin memberlakukan kantong plastik berbayar.

"Sedangkan di tempat kami, Giant Extra di Kabupaten Banjar tidak memberlakukan kantong plastik berbayar. Pada intinya kami mengikuti aturan masing-masing daerah," pungkasnya.

Penulis: Hasby
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved