Berita Tabalong

Terkait Raibnya Detonator, Sudah 11 Orang Dimintai Keterangan

Selain telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, hingga saat ini pengumpulan keterangan dari beberapa sumber juga terus dilakukan.

Penulis: Dony Usman | Editor: Mustain Khaitami
tracefireandsafety
Beberapa macam detonator elektrik 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pendalaman terhadap dugaan pencurian dengan pemberatan yang membuat raibnya ratusan detonator dari gudang bahan peledak PT Adaro Indonesia, terus dilakukan tim gabungan dari Polda Kalsel dan Polres Tabalong.

Selain telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, hingga saat ini pengumpulan keterangan dari beberapa sumber juga terus dilakukan.

Kapolres Tabalong AKBP Zuhdi Batubara melalui Kasatreskrim, AKP Wisnu Hadi, yang dikonfirmasi, membenarkan, bila pihaknya saat ini masih terus melakukan pendalaman.

"Kita masih terus lakukan pendalaman," kata Wisnu.

Salah satunya dengan telah mengumpulkan sejumlah barang dan memintai keterangan beberapa orang saksi.

Hingga saat ini, sudah ada 11 orang saksi dari pihak internal Adaro yang telah dimintai keterangan oleh tim yang menangani kasus ini.

Lalu apakah sudah ada gambaran bagaimana pelaku melakukan aksinya, Wisnu mengatakan, pihaknya masih mendalami.

Termasuk apakah ada dugaan menggunakan mobil atau sarana lain, hingga kini juga masih dalam pendalaman. Pun berapa jumlah pasti detonator yang hilang, saat ini akan diinvetarisir ulang. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved