Ini Alasan Bawaslu Sebut Pilkada Barsel Menjadi Kawasan Rawan Sengketa

Ketua dan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah, Selasa (11/10), saat menggelar media gathering dengan mengumpulkan wartawan

Ini Alasan Bawaslu Sebut Pilkada Barsel Menjadi Kawasan Rawan Sengketa
Banjarmasin Post
Pilkada Barsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah menilai pelaksanaan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Kotawaringin Barat yang akan berlangsung serentak 15 Februari 2017.

Hal itu dibahas Ketua dan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (11/10), saat menggelar media gathering dengan mengumpulkan wartawan.

Kegiatan ini tentu saja untuk memaparkan terkait kerawanan sengketa dan kecurangan dalam Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di Kobar dan Barsel Provinsi Kalimantan Tengah.

Dua komisioner dan Ketua Bawaslu Kalimantan Tengah yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut di antaranya Ketua Bawaslu Kalteng Theopilus Y Anggen, Eko Wahyudi dan Lery Bungas.

Mereka memaparkan sejumlah hal berdasarkan hitungan-kondisi daerah, jumlah peserta pilkada yang ikut serta telaahan lainnya dalam menentukan kerawanan terjadinya kecurangan, khususnya politik uang dan pelanggaran lainnya.

Sosialisasi yang diberikan Bawaslu adalah indeks kerawanan Pemungutan Suara dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat dan Barito Selatan 2017 serta penanganan pelanggaran politik uang secara terstruktur, sistematis dan masif.

Untuk Pilkada di Barito Selatan untuk jumlah peserta atau kontestannya juga sedikit yakni dua pasangan saja. Berbeda dengan Pilkada di Kobar yang sudah mendaftar sebanyak lima pasangan calon.

"Kerawanan Pilkada Barsel masuk kategori sedang, dan untuk Pilkada Kotawaringin Barat masuk kategori rendah untuk kerawanan Pilakadanya.

Baca Selengkapnya Banjarmasin Post Edisi Rabu, 12 Oktober 2016

Penulis: Fathurahman
Editor: Kamardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved