Petani Kaget, 20 Ton Ikan Mati Mendadak di Kecamatan Paminggir HSU

Kejadian ini dialami petani keramba ikan di lima desa se Kecamatan Paminggir yaitu Desa Bararawa, Ambahai, Tampakang, Sapala dan Paminggir.

Petani Kaget, 20 Ton Ikan Mati Mendadak di Kecamatan Paminggir HSU
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Petani Keramba di Paminggir HSU kaget ribuan ikan mati mandadak dalam beberapa hari terakhir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Petani ikan di Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kebingungan karena tiba tiba ikan yang mereka pelihara di keramba mati secara mendadak.

Kejadian ini dialami petani keramba di lima desa se Kecamatan Paminggir yaitu Desa Bararawa, Ambahai, Tampakang, Sapala dan Paminggir.

Ahmad Riani kepala Desa Paminggir mengatakan beberapa hari lalu ikan mati mendadak bergantian dari daerah hulu ke hilir. Tidak ada pertanda apa pun pada pagi hari ikan sudah banyak yang mengambang di daerah rawa yang digunakan petani untuk memelihara ikan.

Sebagian petani yang menyadari adanya ikan yang kurang sehat dengan tidak normalnya saat berenang langsung mengangkatnya dan menjadikannya ikan kering. Namun sangat banyak yang sudah terlanjur busuk.

"Kami tidak tahu disebabkan oleh apa, lebih dari 20 ton ikan mati jika digabungkan se kecamatan Paminggir, kerugian pun ratusan juta rupiah," ujarnya, Rabu (12/10).

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved