Berita Banjarbaru
Bayi Menjangan yang Lahir di Mandiangin Ini Diberi Nama Jesica
– Kijang sambar atau yang dikenal dengan menjangan di tempat penangkaran yang dikelola BP Tahura di Hutan Pendidikan ULM Mandiangin terus berkembang
Penulis: Hari Widodo | Editor: Ernawati

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Kijang sambar atau yang dikenal dengan menjangan di tempat penangkaran yang dikelola BP Tahura di Hutan Pendidikan ULM Mandiangin terus berkembang biak.
Jumlahnya pun, terus bertambah hingga saat ini sudah ada sebanyak 21 ekor.
Terakhir, bulan lalu bayi betina dilahirkan oleh induk menjangan bernama Septi.
Menariknya, kali ini bayi kijang sambar yang dilahirkan septi diberi nama Jesica.
Pemberian nama Jesica ini terinspirasi dari kasus kopi mirna yang mendudukan Jesica sebagai tersangka kasus ini.
“Dikasih nama Jesica. Soalnya, pas lahir lagi ramai kasus Jesica,” ujarnya.
Maryoto menambahkan, semenjak didatangkan dari Kalbar akhir 2012 jumlah rusa sambar yang mereka kelola terus bertambah.
Dahulu, baru pertama kali didatangkan hanya lima ekor kemudian terus berkembang sampai sekarang sudah ada 21 ekor rusa sambar.
“Setiap tahunnya ada empat ekor rusa sambar bertambah. Biasanya, awal-awal tahun rusa sambar melahirkan,”terangnya.(*)